Dua Petinggi Direskrim Polda DIY Diganti

07 Januari 2014 12:57 WIB Sunartono Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Dua petinggi Reserse Kriminal Polda DIY dimutasi. Serah terima jabatan dilakukan di halaman Mapolda DIY, Senin (6/1/2014) pagi.

Kedua pejabat itu adalah Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum), Kombes Kris Erlangga dan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Kombes Joko Lelono.

Direskrimum Polda DIY yang baru akan diisi oleh Kombes Karyoto yang sebelumnya menjabat sebagai Kapolresta Barelang Polda Kepulauan Riau. Adapun Direskrimsus akan dijabat oleh Kokot Indarto yang sebelumnya menjadi Kasubdit II Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Dittipdter) Bareskrim Polri.

Sedangkan Kris Erlangga akan menduduki jabatan baru sebagai Tim Analis BIDPDAKT Pusiknas Bareskrim. Joko Lelono akan bertugas sebagai Kabidyaninfokrim, Pusiknas, Bareskrim.

Terkait mutasi itu, Kapolda DIY Brigjen Haka Astana menegaskan dimutasikannya kedua pejabat direktur reserse tidak ada kaitannya dengan tingginya angka kriminalitas di DIY. Mutasi dilakukan karena merupakan rangkaian, bukan hanya di Polda DIY saja tapi seluruh Polda di Indonesia mendapatkan penyesuaian yang sama.

Mutasi itu sebagai salahsatu upaya dalam promosi jabatan ke depannya. Sehingga pejabat yang dimutasi dapat terus melakukan segala tanggungjawabnya sebagai anggota Polri.

"Kami ada beberapa cara promosi dan mutasi, ini supaya mereka tour of area dan tour of duty jadi tidak hanya di satu tempat saja, atau lama-lama di situ saja tetapi semua akan diberikan kesempatan untuk memegang wilayah, kembali ke fungsi," terang Haka saat ditemui di Mapolda DIY, Senin (6/1/2014).

Selain itu mutasi juga dilakukan sebagai penyegaran anggota Polri. Terutama dalam rangka melakukan antisipasi gangguan keamanan jelang Pemilu 2014. Serta memberikan kesempatan kepada anggota Polri untuk mengisi jabatan yang ditinggalkan karena pensiun.

Pihaknya juga berpesan kepada para pejabat baru untuk segera menyesuaikan diri. Terutama berkoordinasi dalam kaitannya menjaga keamanan wilayah DIY.

"Ini memang dalam rangka untuk terus antisipasi terutama 2014 adalah tahun untuk pesta demokrasi. Sudah barang tentu penyegaran terus dilakukan. Selain itu, istilah kita gerbongnya, yang pensiun pasti akan gerakkan yang lain, kebetulan dua Dirkrimum yang diberi kesempatan kembali ke Mabes," urai Haka.

Terkait Sertijab dua Direktur Reserse Kriminal, Kabid Humas Polda DIY, AKBP Anni Pudjiastuti mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dengan adanya penipuan dengan mencatut jabatan Polri. Karena mutasi jabatan dan sertijab kerapkali dimanfaatkan oleh orang tak bertanggungjawab untuk meminta bantuan dengan mengatasnamakan pejabat Polri.