Hari Ini, Batas Terakhir Pembersihan Eks Indra

Alat berat merobohkan bekas gedung bioskop Indra di Jalan Malioboro, Jogja, Rabu (28/3). Pembersihan bangunan eks Bioskop Indra ini nantinya akan dibangun gedung berantai 3 yang dipergunakan untuk PKL. Selain PKL juga akan jadi tempat dagangan PKL dan sebagian untuk parkir. Perobohan yang dijaga ketat aparat.(Gigih M. Hanafi/JIBI - Harian Jogja)
01 April 2018 17:20 WIB I Ketut Sawitra Mustika Jogja Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA-Pembersihan lahan gedung bekas Bioskop Indra ditargetkan selesai, Minggu (1/4). Mulai Senin (2/4), pelaksana proyek pembangunan sentra pedagang kaki lima (PKL) di area bekas Bioskop Indra bakal mengukur ulang (uitzet) lahan tersebut. Dengan begitu, pembangunan akan dilakukan pada Rabu (4/4).
Saat ini, sebagian besar bangunan bekas Bioskop Indra telah rata dengan tanah. Satu-satunya yang masih berdiri hanya tembok depan bagian selatan. Bagian gedung yang belum roboh itu tersambung dengan tembok rumah milik Sukrisno Wibowo, orang yang mengaku sebagai pewaris sah dari lahan bekas Bioskop Indra dan menentang pembangunan sentra PKL.
Salah satu staf Pelaksana Proyek Sentra PKL, Febrian Widhi, mengatakan bagian depan gedung memang sengaja belum dirobohkan, sebab jika dirobohkan bersamaan dengan menggunakan alat berat, maka ditakutkan akan merusak tembok rumah penghuni sebelah. Pembongkaran sisa gedung akan dilakukan hari ini dengan teknik manual tanpa menggunakan alat berat.
"Kami targetkan pembersihan lahan selesai secepatnya. Ini hari terakhir," kata Febri di lokasi.
Seperti diketahui, Pemda DIY bakal membangun sentra PKL di lahan bekas Bioskop Indra. Rencananya bangunan itu akan terdiri dari tiga lantai.
Lantai paling bawah atau semi basement akan digunakan untuk menyimpan gerobak PKL. Kemudian lantai di atasnya diperuntukkan bagi penjual makanan kering. Adapun Lantai I akan dijadikan pusat suvenir. Sedangkan lantai paling atas akan diisi oleh para penjual pakaian.
Tak jauh dari bangunan utama atau tepatnya di bagian barat gedung utama, nantinya juga akan dibangun taman kuliner. Pengerjaan sentra PKL ditargetkan selesai akhir tahun ini dengan biaya pembangunan mencapai Rp44 miliar.
Pada Rabu (4/4), kata dia, pengerjaan fondasi sudah bisa dilaksanakan. Menurut Febri, gedung yang akan dibangun terlebih dahulu adalah Taman Kuliner. Setelah Taman Kuliner selesai, menyusul kemudian pembangunan gedung utama.
"Kalau yang dibangun di depan dulu, nanti akses bahan-bahan material susah. Yang belakang [Taman Kuliner] gedungnya juga enggak gede. Nanti yang semi basement akan dibangun berbarengan dengan Taman Kuliner," jelas Febri.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia