Hari Pertama UNBK, Kendala Ini yang Terjadi

Kepala SMK Negeri 3 Kasihan, Rakhmat Supriyono menunjukan salah satu ruang ujian, Senin (2/4). (Ujang Hasanudin/JIBI - Harian Jogja)
02 April 2018 18:20 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA—Hari pertama Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk SMK secara umum berjalan lancar. Hanya saja, kode token untuk membuka soal sempat mengalami keterlambatan.
Hal itu dialami salah seorang peserta ujian, Rifky Satya siswa SMKN 5 Jogja jurusan desain komunikasi visual. Menurutnya, kode token seharusnya diberikan pukul 07.30 WIB tetapi (kode token) baru keluar sekitar pukul 07.45 WIB.
"Untung saya enggak panik selama ini ujian dan ulangan sudah menggunakan komputer. Kalau server dan komputer lancar,” kata Rifky usai mengikuti ujian di SMKN 5 Jogja, Senin (2/4).
Dia menjelaskan, soal-soal Bahasa Indonesia yang diujikan lebih mudah dibandingkan soal saat tes pendalaman materi. Hanya saja ada beberapa soal yang dinilai ambigu. "Saya nilai ada yang ambigu. Jadi harus berpikir lama karena pilihan jawaban hampir mirip," katanya.
Wakil Walikota Jogja Heroe Poerwadi dan jajarang Dinas Pendidikan (Disdik) beserta Balai Dikmen ikut mengawasi pelaksanaan ujian di SMKN tersebut.
Menurut Heroe, Pemkot sudah berkoordinasi dengan semua pihak seperti PLN agar listrik tidak mati saat UNBK dilaksanakan. Dari laporan Balai Dikmen, katanya, pelaksanaan UNBK pada sesi pertama di Jogja tidak ada gangguan teknis.
"Server maupun aksesnya semua lancar. Listrik juga tidak ada kendala,” ujar Heroe.
Dia menyampaikan jumlah komputer di seluruh SMK di Jogja memadai sehingga tidak ada masalah saat pelaksanaan UNBK. Siswa juga dinyatakan siap mengerjakan seluruh soal berbasis komputer. "Ini dikarenakan mereka sudah terbiasa memakai komputer," katanya.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia