Ini Kronologi Longsor di Area Tambang Lereng Merapi

Sejumlah orang sedang melakukan evakuasi truk yang tertimbun material longsor lereng Merapi, Senin (2/4/2018) - Harian Jogja/Irwan A Syambudi
02 April 2018 12:17 WIB Irwan A Syambudi Sleman Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, SLEMAN-Longsor terjadi di kawasan penambangan pasir tebing Sungai Gendol, sebelah barat Dusun Kalitengah Kidul, Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan pada Senin (2/4/2018) pagi. Akibatnya dua orang meninggal dunia, serta dua korban harus dilarikan ke rumah sakit.

Salah seorang saksi kejadian yang juga merupakan penambang, Muslih mengatakan peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Warga Kleter, Kaloran, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah, itu mengatakan longsor terjadi tiba-tiba. Material longsor dari tebing setinggi 20 meter itu pun langsung menimbun empat truk yang hendak mengangkut pasir.

"Tiba-tiba gelap, saya seperti ditendang. Terpental, ada korban ibu-ibu juga dilarikan ke rumah sakit," kata dia pria 36 tahun itu saat ditemui di lokasi kejadian.

Akibat kejadian itu ada dua orang yang meninggal di antaranya Gunawan, 36, Bulaksalak, Wukirsari, Cangkringan dan Sugeng, 35, Kemurejo, Banyaaeng, Karangnongko, Kabupaten Klaten. Kemudian yang mengalami luka adalah Citro Wiyono, 50, Kalitengah Kidul, Glagaharjo, Cangkringan dan Pandi Wiyono, 55, warga Kalitengah kidul, Glagaharjo, Cangkringan.

Lanjut Muslih kedua korban meninggal merupakan sopir truk, sementara yang mengalami luka sedang antre mengambil pasir.

Camat Cangkringan Mustadi yang langsung datang ke lokasi kejadian mengatakan, sudah tak henti-hentinya meminta penambang agar lebih hati-hati ketika beroperasi di dekat tebing yang curam. "Kalau untuk izinnya kan provinsi. Kami hanya mengimbau saja agar lebih hati-hati," ungkapnya.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia