Festival Selawat dan Hadrah Se-DIY Tahun Ini Diikuti 46 Peserta

Penampilan salah satu peserta Festival Selawat dan Hadrah se-DIY 2018. - Istimewa/Panitia
08 April 2018 23:17 WIB Irwan A Syambudi Sleman Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Festival tahunan selawat dan hadrah se-DIY tahun ini diselenggarakan di Pondok Pesantren Al Anwar Ngrukem, Desa Pendowoharjo, Sewon, Bantul. Sebanyak 46 peserta grup hadrah turut memeriahkan acara yang digelar Dinas Pariwisata DIY ini.

Ketua Panitia Festival Selawat dan Hadrah se-DIY 2018 Anwar Mustajab mengatakan, acara yang diselenggarakan pada 17-31 Maret 2018 itu diikuti peserta seluruh DIY. Selain dari perwakilan masing-masing kabupaten yakni Gunungkidul, Bantul, Kulonprogo, Sleman, dan Jogja, ada juga perwakilan dari sejumlah kampus di DIY.

“Kami targetkan pesertanya ada 50, tetapi yang melakukan registrasi ulang dan mengikuti lomba ada 46 peserta,” kata dia kepada Harianjogja.com, Minggu (8/4/2018).

Setiap peserta yang terdiri dari 15 orang diharuskan membawakan dua lagu. Lagu pertama adalah lagu wajib yakni berjudul syubbanul wathon yang liriknya tentang cinta tanah air. Kemudian lagu yang kedua, peserta dibebasakan untuk memilih.

“Lagu yang kedua bebas, tetapi karena dalam lomba ini memperebutkan trofi panglima santri, kami menuntut lagu bebas itu diisi tentang panglima santri. Dan panglima santri ya Cak Imin atau Muhaimin Iskandar,” katanya.

Selain memperoleh trofi panglima santri, para pemenang juga mendapatkan hadiah berupa uang. Untuk juara satu mendapatkan Rp5 juta, juara kedua mendapatkan Rp4 juta, dan juara ketiga mendapatkan Rp3 juta. Sementara, sejumlah peserta lain yang tidak mendapatkan juara juga mendapatkan apresiasi berupa uang Rp500.000.

“Ada juga juara favorit yang pemenangnya ditentukan dari hasil undian.” ungkapnya.

Anwar mengatakan, dengan sejumlah hadiah yang diberikan ini diharapkan dapat memotivasi para peserta untuk terus berkarya. Di sisi lain dia juga berharap agar tahun depan festival ini dapat kembali dilaksanakan lebih meriah lagi.

“Harapanya tahun depan semoga semakin meriah dengan besarnya antusiasme peserta dan penonton. Semoga dengan adanya festival hadrah ini mampu merawat, menjaga, dan melestarikan serta membumikan selawat kepada Nabi Muhammad SAW melalui media hadrah,” kata Anwar.