Juknis Zonasi PPDB Bantul Masih Digodok

Ilustrasi PPDB. - JIBI
11 April 2018 21:10 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL--Pemerintah Kabupaten Bantul terus menggodok sistem zonasi yang akan digunakan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini. Padahal pendaftaran siswa baru di Bantul tinggal sekitar 1,5 bulan lagi.

"Kami usahakan pekan ini atau paling lambat pekan depan petunjuk teknis zonasi PPDB sudah selesai dan bisa langsung disosialisasikan," kata Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Bantul, Didik Warsito, Selasa (10/4/2018).

Didik mengatakan petunjuk teknis yang masih dibahas itu terkait dengan batasan jarak siswa ke sekolah terdekat. Sistem zonasi yang diterapkan di Bantul adalah lintas kecamatan. Total ada lima zona sekolah yang ditetapkan, masing-masing zona terdiri dari tiga hingga empat kecamatan yang berdekatan.

Sementara soal kuota zonasi sudah diputuskan sebanyak 90% calon siswa yang ada di sekitar sekolah wajib diterima. Sementara 10% sisanya masing-masing 5% untuk kuota siswa berprestasi dan kuota jalur khusus anak guru dan pejabat yang mutasi ke Bantul.
Persentase zonasi tersebut jauh berbeda dengan sistem zonasi PPDB tahun ajaran 2017/2018 lalu.

Rumusan tahun lalu, kuota siswa sekitar sekolah hanya 30%, jalur kualifikasi nilai 60%, dan kuota siswa pra sejahtera atau warga kurang mampu 10%.

"Dengan begitu keluarga pra sejahtera yang berada di sekitar sekolah sudah otomatis masuk dalam kuota 90 persen," kata Didik.