Hasto: Awalnya Menonton, Lama-Lama Ikut Gotong Royong

Bupati Kulonprogo Hasto Wardoyo melakukan pengecoran di Sebuah jalan di Sidorejo, Rabu (11/4/2018). - Harian Jogja/Beny Prasetya
11 April 2018 21:37 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-- Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo meminta masyarakat untuk tetap melakukan aktivitas gotong royong kendati tidak dalam Bukan Bakti Gotongroyong Masyarakat (BBGRM). Hal tersebut diucapkan langsung oleh Hasto Wardoyo saat  dan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-46 Tahun 2018 di Kantor Kecamatan Lendah, Rabu (11/4/2018).

"Jangan hanya melakukan kegiatan gotong royong di BBGRM saja, selepas ini harus juga melakukan gotong royong sepanjang tahun," kata Hasto Wardoyo.

Menurut politisi PDI-P itu kegiatan  gotong royong sangat penting di era ini. Gotong royong yang mempunyai nilai panca di dalamnya dapat mempersatukan warga masyarakat di era modern ini. Terlebih dengan mengajak anak-anak dalam kegiatannya. Hal tersebut bakal membiasakan anak untuk mengikuti kegiatan nsosial.

"Ya tidak apa-apa apa awalnya cuma menonton, lama kelamaan sudah biasa menonton juga bakal bergabung," katanya.

Dalam sambutannya, Kepala Desa (Kades) Sidorejo, Sutrisno, berterimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Kulonprogo dan TNI yang menjadikan desanya sebagai penyelenggaraan Tentara Manunggal Membangun Desa.

Pasalnya dengan diberlakukannya TMMD di desanya gotong royong di desanya, banyak fasilitas dapat dibangun.

"“Jika memakai dana desa maka anggaran tidak cukup untuk membangun. Dengan gotong royong TMMD dengan dana terbatas tapi menghasilkan pekerjaan yang lebih banyak.” ungkapnya.

Adupun pembangunan di Desanya ialah pengecoran jalan sepanjang satpu kilometer, pembangunan pos kamling, hingga penyelesaian renovasi Masjid.