Advertisement
Warga Jogja Kurang Kritis Terhadap Barang yang Dikonsumsi
Petugas UPT Pasar Beringharjo memasang running text di atas Gerbang Pasar Beringharjo, Rabu (11/4/2018). - Harian Jogja/ Salsabila Annisa Azmi
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA- Tingkat konsumsi masyarakat di Jogja tergolong tinggi namun daya kritis terhadap produk yang dikonsumsi masih rendah.
Lembaga Konsumen Yogyakarta menyebutkan tingkat kesadaran konsumen di Yogyakarta terhadap hak-haknya masih rendah sehingga masih banyak yang memilih abai meskipun telah dirugikan.
Advertisement
"Meski tingkat konsumsi tinggi namun daya kritis terhadap produk yang dikonsumsi masih rendah," kata Ketua Lembaga Konsumen Yogyakarta (LKY) Saktyarini Hastuti di Yogyakarta, Sabtu (14/4/2018).
Bersama pemerintah kabupaten/kota, menurut Hastuti, LKY terus memfasilitasi sosialisasi terkait hak-hak konsumen yang tertuang dalam Undang-Undang Konsumen.
BACA JUGA
"Memang sosialisasi sudah dilakukan akan tetapi jangkauan dan kedalaman materinya masih kurang," kata dia.
Menurut Hastuti, meski persentasenya terbilang masih rendah sebagian masyarakat sudah mengetahui hak-haknya sebagai konsumen. Namun demikian, tetap enggan mengadu. "Belum banyak yang berinisiatif mengadukan apa yang menimpanya," kata dia.
Untuk meningkatkan daya kritris konsumen, menurut dia, LKY juga telah membentuk Kelompok Konsumen Sadar (KKS) di lima kabupaten/kota. Hingga saat ini telah terbentuk delapan KKS meski yang hingga saat ini aktif hanya lima kelompok. Masing-masing kelompok terdiri atas 25 hingga 30 orang.
Selain membuat kelompok masyarakat menjadi kritis dan cerdas, menurut dia, melalui KKS juga membuat mereka memiliki keberanian untuk berhadapan dengan pelaku usaha maupun pemerintah jika ada hak mereka sebagai konsumen yang dilanggar.
"Mereka antara lain kami berikan wawasan Undang-Undang Pelindungan Konsumen (UU PK), tentang pengetahuan barang dan jasa, hingga soal penanganan pengaduan," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jepang Naikkan Peringatan Perjalanan ke Iran di Tengah Kerusuhan
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Surplus Beras, Petani Gunungkidul Pilih Simpan dalam Bentuk Gabah
- Sleman Gelar Diskusi Kelas Harian untuk UMKM Naik Kelas
- PHRI Dorong Sport Tourism di Pantai Glagah Kulonprogo
- Umat Kristen-Katolik Mengikuti Seminar Ekumenisme di Jogja
- Tambahan Bus Sekolah di Gunungkidul Tunggu Restu dari Kementerian
Advertisement
Advertisement



