Unjani Buka 3 Fakultas, Fasilitas Lengkap, Bertabur Beasiswa

Rektor Unjani Yogyakarta Brigjen TNI (Purn) Djoko Susilo. - Harian Jogja/Sunartono
26 April 2018 16:10 WIB Sunartono Sleman Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, SLEMAN--Dua Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Stikes Jenderal Achmad Yani dan STMIK Jenderal Achmad Yani melebur menjadi Universitas Achmad Yani (Unjani) Yogyakarta. Dengan wajah baru, kampus di bawah Yayasan Kartika Eka Paksi ini membuka tiga fakultas dengan fasilitas memadai serta memberikan kemudahan menempuh pendidikan bagi seluruh kalangan masyarakat.

Rektor Unjani Yogyakarta Brigjen TNI (Purn) Djoko Susilo menyatakan pihaknya berkomitmen memberikan kemudahan bagi keluarga TNI AD dan masyarakat umum untuk masuk perguruan tinggi melalui Unjani. Agar peran lebih luas, maka dibutuhkan perguruan tinggi (PT) sekelas universitas dengan menggabungkan antara STMIK dan Stikes yang secara resmi dilakukan pada awal 2018. Pihaknya berusaha memenuhi segala ketentuan Kemenristekdikti untuk berubah menjadi universitas hingga terbentuklah tiga fakultas.

Tiga fakultas itu antara lain, Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi terdiri atas Prodi S-1 Informatika, S-1 Sistem Informasi, D-3 Sistem Informasi, S-1 Teknologi Informasi, S-1 Teknik Industri dan S-1 Biokewirausahaan.
 
Fakultas Kesehatan meliputi Prodi S-1 Keperawatan, D-3 Kebidanan, D-3 Rekam Medis, D-3 Teknologi Bank Darah, S-1 Farmasi dan Pendidikan Profesi Ners. Serta Fakultas Ekonomi dan Sosial terdiri atas Prodi S-1 Manajemen, S-1 Akuntansi, S-1 Psikologi dan S-1 Hukum.

"Total kami memiliki 16 prodi, empat prodi di antaranya program D3. Kami memiliki prodi yang masih jarang ada seperti biokewirausahaan," katanya saat ditemui Harian Jogja di Ruang Rektor Kampus 1 Unjani, Rabu (25/4/2018) sore.

Ia menambahkan sejumlah keunggulan dari Unjani yaitu memiliki sejumlah prodi yang sudah menjadi favorit masyarakat karena tingkat keterserapan ke dunia kerja sangat tinggi. Antara lain Prodi Rekam Medis, Teknologi Bank Darah dan Farmasi. Prodi rekam medis memiliki keunggulan tersendiri karena mahasiswa memiliki kemampuan mengolah data kesehatan secara virtual. Sedangkan Prodi Teknologi Bank Darah menghasilkan mahasiswa yang memiliki kualifikasi ahli soal transfusi darah.
 
"Praktik lebih banyak, mulai mahasiswa merencanakan mengambil darah, mengemas, memelihara alat, menyimpan darah dalam kulkas, mengatur suhu sampai soal golongan darah dan seterusnya, menguasai semua mahasiswa menguasai," ujar dia.

Djoko memastikan Unjani siap menerima mahasiswa baru di sejumlah prodi baru pada tahun akademik 2018/2019. Berbagai fasilitas kuliah serta rasio dosen semua sudah siap. Khusus Fakultas Kesehatan akan berada di Kampus 2 sedangkan Fakultas Teknik dan Teknologi Informasi serta Fakultas Ekonomi dan Sosial berada di Kampus 1.

Pada 2019 akan segera dibangun satu tower gedung untuk mendukung fasilitas akademik. Laboratorium komputer juga sudah lengkap, bahkan untuk tes CBT bisa dapat diketahui hasilnya secara langsung. Unjani juga telah membeli lahan untuk pengembangan kampus ke depannya. "Karena kami butuh laboratorium lapangan juga untuk prodi biokewirausahaan," jelasnya.

Mantan Pati Mabes TNI AD ini menegaskan Unjani memberikan beasiswa berupa potongan biaya sebesar 25% bagi keluarga TNI AD. Pada sejumlah prodi baru juga memberikan beasiswa bagi calon mahasiswa baru yang memiliki nilai rapor rata-rata 8.00 akan diberikan bebas uang kuliah selama dua semester.

Selain itu, lulusan terbaik S-1 akan mendapatkan penghargaan Adhitya Mahatma Daksa dan diberikan beasiswa kuliah pascasarjana. "Kami punya visi menjadi perguruan tinggi unggul dan terdepan," kata dia.

Unjani Yogyakarta, lanjutnya, sepenuhnya menanamkan nilai kejuangan Jenderal Achmad Yani selalu menjadi juara satu dalam menempuh pendidikan baik sekolah sipil dan militer. Selain itu juga memiliki jiwa kepemimpinan yang luar biasa serta mengutamakan tugas dalam setiap pertempuran.

"Mahasiswa kami tanamkan nilai-nilai kejuangan Jenderal Achmad Yani melalui kurikulum," ujar Mantan Kepala Dinas Sejarah TNI AD ini.

Unjani Yogyakarta juga terlibat aktif dalam asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Pada Rabu (25/4/2018) kemarin dipercaya sebagai tuan rumah rapat koordinasi bersama PTS, Aptisi, Abptisi dan Kopertis bertempat di Kampus 2. "Kebetulan yang mengisi ada Danrem 072 Pamungkas, Koordinator Kopertis dan saya menyampaikan tentang informasi perkembangan Unjani," katanya.

Ia menambahkan untuk website menggunakan unjaya.ac.id, tetapi khusus untuk website unjanijogja.ac.id dan unjaniyogya.ac.id. Ketiganya akan tetap diisi berbagai materi, kemudian masyarakat yang akan memilih secara perlahan. "Tiga domain itu sudah kami beli, biarkan masyarakat nanti bisa memilih mana saja dari ketiga, karena isinya sama," kata dia.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia