Profil Gus Rozin Bangun BPRS untuk UMKM di Sekitar Pesantren
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Anggota Polsek Gondokusuman bersenjata lengkap mengawal jemaat gereja seusai menjalani ibadah di Gereja Kotabaru Jogja, Minggu (13/5/2018)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA-Ledakan bom terjadi di sejumlah gereja di Surabaya, Minggu (13/5/2018). Langkah penjagaan ketat langsung dilakukan di sejumlah gereja di DIY.
Pengamatan Harianjogja.com, di lapangan, misa di gereja di Kotabaru, Jogja pukul 08.30 WIB dijaga ketat oleh polisi dan TNI.
Para polisi mengenakan senjata lengkap. Proses misa berjalan lancar dan dalam kondisi aman.
Romo yang memimpin misa, Romo TB Gandhi Hartono SJ juga meminta umat mendoakan korban bom Surabaya dan juga mendoakan pelaku.

Selain melakukan pengamanan gereja, para aparat juga mengawal jemaah yang hendak pulang dari gereja.

Sementara itu, di gereja Cangkringan juga terpantau ada polisi yang datang dan sempat memotret kondisi misa. Misa dimulai pukul 08.00 WIB.
Kabid Humas Polda DIY AKBP Yuliyanto mengatakan, pengamanan kegiatan ibadah sudah dilakukan sejak lama. Saat ini semakin diperkuat untuk penjagaan.
"Sudah perintah dari dulu ada pengamanan setiap ada giat ibadah. Sekarang diperkuat lagi," kata dia, Minggu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gus Rozin merintis BPRS di Pati sejak 2005 untuk memperluas akses modal UMKM dan memperkuat ekosistem ekonomi syariah pesantren.
Bareskrim menyebut 72 tersangka karhutla diduga sengaja membakar hutan dan lahan untuk membuka perkebunan sawit.
TNI AU dan BNPB mengevakuasi korban gempa NTT dengan helikopter. TNI AL juga melakukan operasi medis di KRI dr. Soeharso-990.
Malaysia U16 merebut posisi ketiga Srikandi Merdeka Cup 2026 setelah mengalahkan Yordania 4-0 di Supersoccer Arena.
Bulog menyiagakan 93.782 ton beras untuk penanganan gempa NTT, termasuk kebutuhan korban, masa tanggap darurat, dan bantuan pangan tiga bulan.
DPRD Gunungkidul mengebut pembahasan Propemperda 2026. Tiga raperda baru siap dibahas, termasuk KTR dan Ripparda 2026-2035.