Dikira Ledakan, Parkiran Rusunawa Banguntapan yang Ambruk Bikin Panik Penghuni

Puing bangunan parkir Rusunawa PTS III Banguntapan Bantul yang ambruk, Selasa (15/5/2018). - Harian Jogja/Ujang Hasanudin
15 Mei 2018 12:44 WIB Ujang Hasanudin Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL-Warga penghuni rumah susun sewa (Rusunawa) Projo Tamansari (PTS) III, Banguntapan, Bantul sempat berhamburan ke luar rumah setelah mendengar debuman keras, Selasa (15/5/2018) pagi. Suara debuman tersebut ternyata berasal dari bangunan parkir Rusunawa yang ambruk, sekitar pukul 07.00 WIB.

"Dikira ada bom, hampir semua penghuni keluar kamar," kata Gufron, salah satu penghuni Rusunawa PTS III Banguntapan.

Gufron tinggal bersama kedua orang tua dan kakaknya di Rusunawa.

Setelah menyaksikan suara debuman itu bangunan parkir yang ambruk, kata Gufron, penghuni Rusunawa pun kembali tenang, bahkan bersama-sama ikut membantu membersihkan puing-puing atap tempat parkir yang berserakan.

Senada disampaikan penguni lainnya, Mita Milova. Ia yang tinggal di lantai V juga mengira suara debuman itu adalah ledakan bom, "Maklum kan baru rmai-ramainya pemberitaan bom, jadi was-was juga kalau ada suara suara dentuman," ucap dia.

Mita mendengar suara bangunan parkir ambruk saat dirinya pulang dari belanja dan mengantarkan anaknya sekolah. Saat itu ia baru sampai tangga menuju lantai II, begitu mendengar suara debuman ia langsung turun kembali ke bawah bersama para penghuni lainnya.

Bangunan parkir sepeda motor yang ambruk ada di lokasi parkir Blok A Rusunawa. Bangunan sekitar 4x15 meter itu ambruk diduga karena kayu penyangganya yang sudah lapuk. Beruntung kejadian tersebut tidak sampai menelan korban jiwa.

"Hanya ada empat motor yang rusak tertimpa atap bangunan," kata Mita.

Untuk sementara penghuni Rusunawa PTS III Banguntapan Blok A memarkir sepeda motornya di lokasi parkir Blok B yang berada di selatannya. Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rusunawa, Sanitasi, dan Permakaman, Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) Bantul, Ari Mursukapti saat dimintai konfirmasi membenarkan insiden tersebut.

"Kami baru mau cek [lokasi], ini baru rapat," ujar Ari.