Bank Indonesia Siapkan Rp7,9 Triliun Uang Kartal untuk Puasa dan Lebaran

Kepala KPw BI DIY, Budi Hanoto (kiri kedua) saat memaparkan tentang kebutuhan uang kartal selama Ramadan dan Lebaran di ruang rapat Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) DIY, Rabu (16/5/2018). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
17 Mei 2018 06:50 WIB Holy Kartika Nurwigati Jogja Share :
Adplus Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA- Menyambut Ramadan dan Lebaran, Bank Indonesia dan perbankan DIY menyiapkan Rp7,9 triliun uang kartal untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan uang pecahan. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) DIY menggandeng sedikitnya 40 bank dengan jumlah 66 lokasi layanan kas yang ada diseluruh DIY.

"Kerja sama ini dimaksudkan untuk memperluas jangkauan penukaran uang kartal yang dibutuhkan masyarakat sampai ke pelosok wilayah hingga tingkat kecamatan," ujar Kepala KPw BI DIY, Budi Hanoto, Rabu (16/5/2018).

Budi memaparkan berdasarkan proyeksi Bank Indonesia dan perbankan, untuk memenuhi kebutuhan uang kartal selama Ramadan dan Lebaran yakni dua bulan, estimasi uang yang disiapkan sebanyak Rp7,9 triliun. Estimasi kebutuhan layanan kas untuk transaksi penukaran dan penarikan uang pada tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Tahun lalu estimasi kebutuhan uang kartal untuk Ramadan mencapai Rp7,7 triliun dengan realisasi hanya Rp5,5 triliun. Budi memaparkan estimasi kebutuhan uang tersebut dinilai dari beberapa aspek, antara lain trafik kebutuhan uang kartal selama Ramadan dan Lebaran.

"Pola penukaran uang baru cenderung akan naik, selain itu dinilai juga dari estimasi ekonomi seperti PDRB naik, serta inflasi yang terjadi," ungkap Budi.

Penukaran uang kartal ini sudah dimulai sejak Selasa (15/5/2018) dan akan dilakukan hingga 11 Juni 2018 melalui 98 loket titik layanan penukaran. Untuk menjangkau hingga pelosok daerah, Bank Indonesia bekerjasama dengan perbankan juga akan melakukan kegiatan pelayanan penukaran Kas Mobil Bersama atau kas keliling di 31 tempat strategis. Di antaranya di beberapa pasar tradisional, instansi pemerintah yang melayani publik dan lokasi keramaian lainnya.

"Kami juga mengimbau kepada perbankan, untuk melakukan pengecekkan ketersediaan uang di masing-masing ATM-nya, ketika libue panjang," jelas Budi.

Sementara itu, Deputy Director KPw BI DIY, Sri Fitriani menambahkan porsi uang kartal yang dipersiapkan untuk kebutuhan Ramadan dan Lebaran lebih besar. Namun, setiap perbankan estimasi uang pecahan kecil (UPK) sekitar 0,8%. Kurang lebih disediakan sekitar Rp800 miliar.

"Untuk penukaran, warga yang menukar uang dibatasi Rp3,7 juta. Satu paket ini terdiri dari pecahan Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000, dan Rp2.000," ungkap Vivin.

Adplus Tokopedia