Disdukcapil Jogja Akan Datangi Sekolah-Sekolah untuk Rekam Data E-KTP Siswa

Ilustrasi KTP elektronik./Harian Jogja - Desi Suryanto
18 Mei 2018 16:37 WIB Salsabila Annisa Azmi Jogja Share :
Ad Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA - Saat ini ada 1,7% warga belum melakukan perekaman E KTP. Sebanyak 50% diantaranya merupakan pemula yang harus dilakukan upaya jemput bola proses perekamannya demi mempersiapkan Pemilihan Umum (Pemilu).

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Jogja, Sisruwadi mengatakan ada 2500 wajib E KTP pemula berusia 17 tahun yang belum melakukan perekaman.

Oleh karena itu Disdukcapil akan melakukan jemput bola ke SMA se-Kota Jogja setelah lebaran. "Sekolahnya sudah kami data baik negeri maupun swasta. Nanti kunjungannya akan dijadwal per sekolah," kata Sisruwadi, Jumat (18/5/2018).

Sisruwadi mengatakan armada yang diterjunkan hanya ada satu. Dalam sehari armada tersebut akan melakukan perekaman E KTP di satu sekolah. Syaratnya siswa harus membawa fotokopi kartu keluarga. Rencananya armada keliling tersebut akan berjalan setelah lebaran tepatnya awal Bulan Juli.

Sisruwadi mengatakan langkah jemput bola akan dilakukan saat mengejar target Kartu Identitas Anak (KIA). Apalagi tahun Pemilu semakin dekat. Pemkot Jogja memang menargetkan semua pemula memiliki E KTP dan bisa mengikuti Pemilu. "Supaya semua bisa berpartisipasi di Pemilu," kata Sisruwadi.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Yogyakarta Rudy Prakanto mengatakan sudah mendengar rencana tersebut. Namun belum ditemukan Surat Edaran (SE) dari Pemkot Jogja. "Nantinya memang akan dilakukan jemput bola, itu benar. Nanti prosesnya juga tidak akan mengganggu pembelajaran," kata Rudy.

Rudy mengatakan nantinya proses perekaman akan dilakukan secara bergantian perkelas. Satu kelas akan melakukan perekaman secara bergantian para siswanya. Setelah melakukan perekaman beberapa menit, siswa dipersilakan masuk kembali ke kelas.

Ad Tokopedia