Ditinggal Salat Tarawih, Motor di Halaman Masjid Diembat Maling

ilustrasi curanmor. - Harian Jogja/Desi Suryanto
18 Mei 2018 17:37 WIB Irwan A Syambudi Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Tempat ibadah yang dalam kondisi ramai di bulan Ramadan ini tak lepas dari sasaran para maling. Satu unit motor milik jemaah salat tarawih di sebuah masjid di Kecamatan Kalasan hilang disikat maling.

Kapolsek Kalasan Kompol Teguh Mulyono mengatakan aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) jelang Idul Fitri terjadi di Masjid Al Ihsan, Desa Tirtomartani, Kalasan pada Kamis (17/5/2018). Yang menjadi korban adalah Muji Trisno Sudoro, 35, warga Dusun Duri, Tirtomartani.

"Motor korban hilang saat ditinggal menjalankan ibadah salat tarawih di masjid [Al Ihsan]," kata dia kepada wartawan, Jumat (18/5/2018).

Menurut Teguh pencurian itu bermula saat korban datang ke masjid untuk melaksanakan sholat tarawih. Saat itu korban memarkirkan motornya berjenis Yamaha Mio dengan Nomor Polisi AB 2262 QQ di bagian belakang masjid. Setelah memastikan sepeda motor keadaan terkunci korban lantas masuk ke dalam masjid.

Namun nahas sekitar pukul 20.00 WIB saat korban hendak pulang, ia terkejut setelah melihat sepeda motor miliknya tidak ada di parkiran. Setelah dilakukan pencarian di sekitar lokasi motor tak juga di temukan, korban lantas melapor ke Polsek Kalasan.

"Saat ini kami masih melakukan peneyelidikan terkait dengan kasus kehilangn motor tersebut. Kami menduga pelaku curanmor ini bergerak tidak sendiri pada saat melakukan kejahatan," katanya.

Untuk menghindari kejadian serupa Teguh juga mengimbau kepada masyarakat agar saat menyimpan kendaraan baik di rumah ataupun di tempat parkiran agar memperhatikan lingkungan, juga dipastikan semua dalam kondisi terkunci dan aman.

"Kalau memarkir kendaraan agar hati-hati, jangan lupa di kunci stang, kalau bisa ditambah dengan kunci pengaman lainya," ujarnya.