Kadus Depok Menyerah, Mundur Setelah Didesak Warga

Kepala Dusun Depok, Desa Ambarketawang, Gamping Haris Zulkarnaen menjawab aspirasi warga yang menuntut agar dirinya bersedia mundur pada (2/4/2018) di Balai Desa Ambarketawang. (Harian Jogja - Fahmi Ahmad Burhan)
18 Mei 2018 18:50 WIB Irwan A Syambudi Sleman Share :
Adplus Tokopedia

Harianjogja.com, SLEMAN- Upaya warga Dusun Depok, Desa Ambarketawang, Gamping untuk menggulingkan kepemimpinan Kepala Dusun (Kadus) Depok sudah berakhir. Kadus telah mengundurkan diri dan meletakkan jabatannya.

Ketua Forum Peduli Depok, Andi Triyamto mengatakan harapan warga agar Kadus Depok, Haris Zulkarnain mundur dari jabatannya telah terpenuhi. Kadus memang tidak secara terbuka langsung menyatakan pengunduran diri di depan warga. Menurut sepengetahuannya pada Jumat (11/5/2018) pekan lalu Kadus secara resmi menandatangani surat pengunduran diri.

Dengan adanya surat pengunduran diri yang ditujukan kepada Kepala Desa Ambarketawang itu langsung disambut suka cita oleh warga. "Kami langsung berkoordinasi untuk membentuk Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW)," katanya, Jumat (18/5/2018).

Warga yang telah menginginkan Kadus mundur dari jabatannya sejak mulai menjabat sekitar setahun lalu itu telah melakukan sejumlah aksi unjuk rasa. Warga menilai Kadus tidak memiliki kompetensi secara sosial masyarakat dan tidak mempu merangkul warga, sehingga sejumlah pejabat RT dan RW memilih mengundurkan diri.

Aksi protes pun dilakukan mulai dari unjuk rasa ke Kantor Kecamatan Gamping, Balai Desa Ambarketawang, dan turun langsung ke jalan melakukan aksi bakar ban. Dan terakhir aksi protes dilakukan dengan menolak untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) data pemilih Pemilu 2019, sebelum Kadus mundur.

Dengan telah mundurnya Kadus, warga berharap akan ada peraturan daerah (Perda) yang mengatur adanya pemilihan Kadus baru. "Harapannya ada pemilihan dengan coblosan langsung tapi Perdanya belum dirubah. Tapi infonya akhir tahun nanti akan ada pemilihan (Kadus)," kata dia.

Pascamundurnya Kadus, maka untuk sementara jabatan Kadus dijabat oleh perangkat desa lainnya. Ditunjuk sebagai pejabat sementara (PJ) yakni Kadus Tlogo yang yang memiliki jarak paling dekat dengan Dusun Depok.

Kadus Depok, Haris Zulkarnain sebelumnya bersikukuh untuk tetap menjabat sebagai Kadus meskipun mendapatkan gelombang protes dan penolakan dari warga. Sementara itu, saat dimintai dikonfirmasi mengenai kabar pengunduran dirinya dia enggan menjawab. "Maaf silahkan tanya ke Pak Kepala Desa saja," jawabnya singkat.

Kepala Desa Ambarketawang, Sumaryanto membernarkan bahwa Kadus Depok telah mengundurkan diri. Surat pengunduran diri tersebut telah diterimanya sejak Minggu (6/5/2018) lalu.

Adplus Tokopedia