3 Kecamatan di Gunungkidul Jadi Incaran Pantauan Harga

Ilustrasi pemantauan harga bahan pangan. - Harian Jogja/Desi Suryanto
21 Mei 2018 12:17 WIB Jalu Rahman Dewantara Gunungkidul Share :
Ad Tokopedia

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL-Dinas Perindustrian dan Perdagangan Gunungkidul menyasar pasar-pasar di tiga kecamatan dalam pemantauan harga barang pokok selama Ramadan.

Sekretaris Disperindag Gunungkidul Suryanto mengungkapkan tiga kecamatan itu meliputi Wonosari, Playen dan Semanu. Alasannya, pasar-pasar di tiga kecamatan itu cukup representatif serta jadi tujuan utama warga Gunungkidul.

“Lebih ramai dari pasar lainnya di kecamatan lain,” ungkapnya, Sabtu (19/5/2018).

Suryanto menuturkan peran Disperindag dalam mengontrol harga selama Ramadan ini masih dalam tahap memantau pasar, terutama yang ada di tiga kecamatan itu.

Upaya lain agar masyarakat tetap bisa membeli barang pokok dengan harga murah, Disperindag Gunungkidul bersama Pemerintah Daerah DIY akan mengadakan pasar murah ataupun pasar murah yang melibatkan Dinas Koperasi DIY serta Bulog.

Memasuki Ramadan, Disperindag mencatat harga sejumlah komoditas pangan mengalami kenaikan. Harga daging ayam potong yang sebelumnya Rp33.000 per kilogram kini alami kenaikan menjadi Rp36.000 per kilogram. Suryanto mengaku dinasnya akan berupaya mengontrol dari hulu hingga hilir terkait dengan distribusi barang untuk menekan harga tidak mengalami kenaikan.

Guna mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok yang tidak wajar selama Ramadan dan Lebaran, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Gunungkidul juga bergerak menggelar sosialisasi ke pedagang sampai pengawasan rutin. Kepala Satgas Pangan Gunungkidul, Ajun Komisaris Polisi Riko Sanjaya, mengatakan kegiatan pengawasan telah dimulai sejak awal Ramadan dengan sasaran para pedagang yang diduga menimbun barang kebutuhan pokok yang memicu lonjakan harga,

“Penimbunan barang merupakan kegiatan ilegal yang bisa diproses secara hukum. Satgas Pangan akan menindak dengan tegas,” ujar Kepala Satreskrim Polres Gunungkidul itu. Riko mengungkapkan beberapa waktu lalu Satgas Pangan telah mendatangi beberapa tempat penyimpanan bahan pokok namun tidak ditemukan adanya penimbunan.

Dalam waktu dekat ini, para pelaku usaha akan diundang untuk ikuti sosialisasi dari Direktorat Kriminal Khusus Polda DIY. Selain sosialisasi, dalam pertemuan itu akan ada ikrar komitmen bersama di antara para pelaku usaha, pemerintah serta kepolisian untuk menjaga stabilitas harga pangan selama puasa dan Lebaran.

Ad Tokopedia