Pemkab Belum Anggarkan Alat Pemindai E-KTP di Mal Pelayanan Publik

Ilustrasi KTP elektronik./Harian Jogja - Desi Suryanto
10 Juni 2018 14:15 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kulonprogo pastikan tidak akan mendatangkan alat pemindai Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) di 2018 atau 2019. Begitu juga dengan Mal Pelayanan Publik Kulonprogo yang akan di-soft launching akhir 2018. Kemungkinan pusat pelayanan itu tidak akan dilengkapi dengan alat pemindai e-KTP.

"Belum ada anggaran untuk pengadaan alat pemindai, kami masih berupaya agar seluruh warga Kulonprogo mendapatkan e-KTP terlebih dahulu," kata Kepala Disdukcapil Kulonprogo, Djulistyo, Minggu (10/6/2018).

Djulistyo tak menampik ketika Disdukcapil memiliki pemindai e-KTP, pelayanan yang ada akan semakin mudah. Setidaknya foto kopi e-KTP juga tidak akan digunakan karena cukup dengan menempelkan kartu identitas ke alat untuk mengetahui identitas terkait. "Yang pasti akan lebih mudah dan lebih cepat, karena tidak perlu meminta keterangan pendukung berupa foto kopi e-KTP, data langsung terdeteksi," katanya.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPT) Kulonprogo, Agung Kurniawan, menyatakan pelayanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo yang diluncurkan akhir 2018 akan mengarah ke sistem pelayanan yang efisien dan praktis, termasuk di dalamnya akan dianggarkan alat pemindai e-KTP untuk mempermudah pelayanan. Mal Pelayanan Publik Kulonprogo bakal berisi berbagai kantor perwakilan instansi terkait seperti Disdukcapil, Samsat, hingga sejumlah pelayanan publik lainnya.

"Kemungkinan alat pemindai baru ada setelah 2019, atau bisa jadi tidak ada. Tetapi intinya kami akan menuju ke arah pelayanan publik maksimal dan efisien. Dengan adanya satu atap pelayanan publik sebenarnya sudah mempermudah, dan intinya Pemkab selalu mengarah ke pelayanan yang lebihnya baik," kata Agung.