Sambut Wisatawan, Jip di Tebing Breksi Wajib Jalani Uji Kelaikan

Salah satu mobil jip diparkir di dekat Taman Tebing Breksi, Sabtu (9/6 - 2018).Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
11 Juni 2018 12:15 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Pengelola jip di Taman Tebing Breksi mulai melakukan uji kelaikan untuk menyambut lonjakan wisatawan saat libur Lebaran. Keamanan menjadi prioritas bagi pengelola.

Ketua Pengelola Taman Tebing Breksi, Kholiq Widianto, mengatakan Indonesia Offroad Federation (IOF) mengirimkan surat edaran kepada pengelola jip di Taman Tebing Breksi agar melakukan uji kelaikan jip yang dioperasikan. "Baru dua hari lalu ada pemberitahuan dari IOF agar jip yang beroperasi diuji kelaikan untuk menyambut libur Lebaran," kata Kholiq kepada Harian Jogja, Sabtu (9/6/2018).

Kholiq mengatakan total ada 70 unit mobil jip yang beroperasi di Taman Tebing Breksi. Menurutnya, biasanya pemilik jip akan melakukan pemeriksaan menjelang Lebaran di bengkel yang sudah direkomendasikan oleh IOF dan pemilik jip. Pengelolaan jip di Taman Tebing Breksi sudah berbadan hukum yaitu koperasi.

"Nantinya akan ada lonjakan kenaikan jumlah kunjungan di Taman Tebing Breksi, dari yang biasanya hanya sebagian saja yang beroperasi, nantinya diprediksi semuanya beroperasi, bahkan jika berkaca tahun lalu, satu jip bisa sampai tiga hingga empat kali jalan dalam satu hari," kata Kholiq.

Menurut Kholiq, berbeda dengan jip di Lava Tour Merapi, jip di Taman Tebing Breksi terhimpun dalan satu komunitas. Rute yang bisa diambil oleh wisatawan yang menjajal jip ini beragam, setelah dari Taman Tebing Breksi wisatawan bisa mengunjungi beberapa tempat seperti Candi Ijo, Candi Banyunibo, atau juga Candi Plawangan.

Kholiq mengatakan nanti setelah dilakukan uji kelaikan, jip akan dipasangi stiker. "Nanti kalau belum lulus, tidak ada stikernya, tidak boleh mengangkut penumpang," katanya. Menurutnya, yang paling diutamakan pada uji kelaikan adalah kondisi mesin dan faktor keamanannya.