Libur Lebaran, Ini yang Harus Diwaspadai oleh Pengelola Sekolah

Ilustrasi penangkapan - Harian Jogja/Gigih M Hanafi
11 Juni 2018 13:20 WIB Herlambang Jati Kusumo Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Memasuki libur panjang Lebaran, sekolah harus ekstra waspada. Tak jarang momentum libur panjang dimanfaatkan oleh para pencuri untuk menguras barang berharga yang ada di gedung-gedung sekolah.

Menyadari hal tersebut Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora), Gunungkidul, Bahron Rosyid, menghimbau untuk pihak sekolah selalu waspada dan memaksimalkan petugas keamanan yang ada.

Karena itulah dia mengimbau sekolah memberlakukan piket jaga untuk memonitor dan memastikan aset-aset yang dimiliki sekolah tetap aman. "Selain itu juga sekolah harus selalu intens berkomunikasi dengan masyarakat sekitar," katanya, Senin (11/6/2018).

Bahkan jika memungkinkan, barang-barang berharga yang menjadi aset sekolah bisa dititipkan kepada kepolisian sektor terdekat. Tak hanya pencurian, bahaya kebakaran sekolah juga menjadi perhatian pihak Disdikpora, Gunungkidul. “Alat pemadam api ringan (APAR) harus ada di sekolah. Juga harus dicek, masih berfungsi atau tidak,” katanya.

Kepala Sekolah SMPN 2 Wonosari Purwanto mengaku sudah mengantisipasi dari hal-hal yang tidak diinginkan saat libur sekolah. “Kami selalu ada shift, bergantian biasanya tiga kali. Baik dari petugas tata usaha, guru maupun petugas keamanan sendiri juga sudah ada. Ya kami harapkan tidak terjadi pencurian atau hal lain yang merugikan sekolah,” kata Purwanto.

Soal bahaya kebakaran, ia mengaku selalu menginstruksikan ke semua yang sedang bertugas, untuk mengecek aliran listrik. “Antisipasi kebakaran, alat juga sudah ada,” katanya.

Sebelumnya, Kapolres Gunungkidul, AKBP Ahmad Fuady mengimbau ke masyarakat untuk berhati-hati selama meninggalkan barang berharganya, untuk berlibur atau mudik. “Kami imbau masyarakat untuk selalu berhati-hati, dari Polsek dan Koramil juga siap membantu untuk penitipan barang berharga,” kata Fuady.