Darling Dompet Dhuafa Bagikan Konsumsi Gratis ke Pemudik dan Petugas

Kegiatan Darling Dompet Dhuafa. - Ist
23 Juni 2018 01:50 WIB Bhekti Suryani Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Dapur Keliling (Darling) Dompet Dhuafa memberikan kebahagiaan kepada para pemudik dan petugas kepolisian pos mudik 2018 di Monjali, Kabupaten Sleman, Jumat (21/6/2018).

"Jarang-jarang ada yang memperhatikan kami saat bertugas mengawasi arus mudik dan arus balik 2018. Petugas kepolisian yang bertugas pada kesempatan ini berterima kasih kepada Dompet Dhuafa yang telah membantu para pemudik dan aparat kepolisian, dengan menyediakan makanan dan minuman gratis. Saya dan rekan-rekan mengucapkan terima kasih. Semoga menjadi ladang pahala dan amal ibadah bagi rekan-rekan Dompet Dhuafa," terang Iptu Widada, petugas pos jaga dari Polres Sleman.

Demi melancarkan arus mudik dan arus balik 2018 para petugas kepolisian sigap bekerja dalam mengatur lalu lintas di pekan hari raya. Di saat yang lain merayakan bersama keluarga, betapa pentingnya peran petugas jaga di saat kita tengah mudik, atau saat kembali dari kampung halaman.

Dalam arus mudik dan arus balik volume kendaraan meningkat para petugas juga tidak sempat untuk makan dan minum.

"Kegiatan Darling menjadi program berkelanjutan dari Dompet Dhuafa pasca-Ramadan tahun ini. Dengan makan bersama petugas dan pemudik akan terasa indahnya silaturahmi Idulfitri dan tetap berbagi di bulan syawal. Alhasil Bagi Dompet Dhuafa dengan aktifitas Darling bersama pemudik dan petugas menjadi komitmen menghantarkan amanah donatur melayani masyarakat.

Selain itu Darling akan beroperasi di wilayah Cangkringan, Sleman dengan menjamah lokasi terdampak erupsi Gunung Merapi. "Kegiatan ini diharapkan dapat membantu para pengungsi serta relawan yang telah bekerja untuk tanggap bencana Gunung Merapi”, kata Ustaz Ahmad Shonhaji selaku Direktur Dakwah dan Layanan Tanggap Darurat Dompet Dhuafa.

Darling akan terus melakukan mobilisasi untuk menghantarkan dan memberikan pelayanan konsumsi gratis bagi para relawan maupun masyarakat umum baik dalam arus balik mudik maupun kondisi kebencanaan yang sedang menerpa wilayah DIY saat ini. (*)