WJA Property Ajak Pengembang Properti Bersinergi

Para pelaku bisnis di sektor properti yang menghadiri acara Halal Bihalal yang diselenggarakan WJA Property di Woodstock, Jalan Palagan, Selasa (26/6/2018). - Harian Jogja/Holy Kartika N.S
27 Juni 2018 00:50 WIB Holy Kartika Nurwigati Sleman Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, SLEMAN- Memperkuat jalinan relasi antara para pelaku bisnis properti, CV Wina Jaya Abadi (WJA) Property menggelar Syawalan. Ratusan pelaku bisnis di sektor properti, dari DIY, Jakarta, Jawa Tengah, hingga Bali hadir untuk memperluas jaringan bisnis yang kini tengah tumbuh pesat.

Pemilik CV WJA Property, Tata Wina mengatakan pertumbuhan bisnis properti semakin pesat dan terus memunculkan pelaku-pelaku bisnis yang baru. Mengambil momen bulan Syawal, WJA Property mengundang para pelaku bisnis ini untuk dapat saling bersinergi dalam mendukung pembangunan.

"Kami yang hadir di acara ini, ada dari pengembang, konsultan properti hingga pendana. Melalui acara ini, kami berharap bisa saling membangun komunikasi dan jaringan dalam bisnis ini," ujar Tata di sela acara Halal Bihalal WJA Property di Woodstock Cafe, Jalan Palagan, Selasa (26/6/2018).

Terlebih, saat ini perkembangan bisnis properti di Jogja tengah melejit. Tata mengatakan potensi bisnis properti di Jogja membuat banyak investor berlomba-lomba masuk untuk mengembangkan bisnisnya.

Tentunya, potensi tersebut akan semakin menarik persaingan bisnis. Melalui pertemuan semacam ini, kata Tata, diharapkan masing-masing pelaku bisnis dapat saling mengembangkan relasi dan mendorong pembangunan di kota ini.

"Harapannya, bisa saling mempererat hubungan, sambil mengembangkan link bisnis bersama-sama. Apalagi Jogja ini merupakan kota dengan bisnis properti tertinggi setelah Bali. Banyak investor yang ingin masuk dan menanamkan investasinya di kota ini," jelas Tata.

Salah satu misi bersama yang dapat dilakukan, kata Tata, adalah dengan bersama-sama membangun bisnis properti di Jogja tetap kondusif. Diharapkan dapat menawarkan harga tanah yang tidak mahal, agar investor mau berinvestasi dan memajukan kota ini bersama.

"Jangan sampai investor lari, hanya karena harga tanah yang mahal. Harapannya, investor masuk dan Jogja ini semakin berkembang pembangunannya," imbuh Tata.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia