Sudah 7 Pria di Kulonprogo Bunuh Diri, Fenomena Apa?

Ilustrasi mayat. - JIBI
07 Juli 2018 18:37 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, KULONPROGO -- Polres Kulonprogo mencatat sebanyak tujuh orang mati akibat bunuh diri, Jumat (6/7/2018). Adapun dari tujuh korban tersebut seluruhnya berjenis kelamin pria.

Kepala Subagian Humas Polres Kulonprogo, Iptu Sujarwo mengungkapkan sebanyak tujuh jiwa melayang akibat aksi nekad bunuh diri. Banyaknya korban jiwa itu sama total korban di 2017 lalu.

"Angka tersebut sudah menyamai peristiwa bunuh diri di 2017 lalu, saya berharap tidak ada lagi penambahan," katanya.

Jarwo menjelaskan untuk peristiwa pertama bunuh diri di Kulonprogo sendiri terjadi di Januari lalu, terjadi di wilayah Panjatan dengan cara menggantungkan diri. Setelahnya peristiwa bunuh diri terjadi di Kalibawang dengan meloncat dari menara telekomunikasi.

Lebih lanjut dari seluruh peristiwa tersebut, seluruh korban merupakan pria. Hal tersebut menjadi catatan penting pihaknya, lantaran pria menjadi orang paling rentan.

"Berbagai alasan, ada yang sakit hingga masalah sakit yang tak kunjung sembuh," ungkap Sujarwo.

Sementara Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak, Eko Pranyata menyatakan faktor keluarga sangat berpengaruh dalam hal bunuh diri. Misalnya, hidup sendirian yang berkepanjangan dapat membuat seseorang stress. Kemudian dijauhkan dari masyarakat juga dapat seseorang merasa minder dan tidak mempunyai harga diri.

"Jadi keluarga, warga, tetangga dan lainnya wajib care [peduli], agar merasa tidak dijauhkan," katanya.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia