Suprapto Siap Bangun Infrastruktur Kulonprogo

Suprapto, Calon wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 meliputi Kecamatan Temon, Wates dan Panjatan. - Harian Jogja/Yudhi kusdiyanto
09 Juli 2018 09:17 WIB Yudhi Kusdiyanto Kulonprogo Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, JOGJA-Kulonprogo menyimpan berbagai potensi sumber daya alam yang sangat melimpah. Hasil tambang, pertanian, serta keanekaragaman dan keindahan alam merupakan sumber daya yang belum sepenuhnya dikelola. Padahal jika dikelola dengan baik, sumber daya itu mampu menyejahterakan seluruh rakyat di Bumi Menoreh.

Kehadiran New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulonprogo yang saat ini mulai dibangun juga harus membawa dampak positif bagi masyarakat, khususnya bagi warga Kecamatan Temon. Oleh karena itu, pembangunan yang dilakukan tidak boleh hanya fokus pada pembangunan fisik bandara semata, namun juga pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar. Hal ini disampaikan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dari Partai Gerindra, Suprapto. R.

Calon wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 1 meliputi Kecamatan Temon, Wates dan Panjatan ini menyatakan dukungannya terhadap pembangunan NYIA yang saat ini mulai dilakukan. Meski demikian, pembangunan yang dilakukan jangan sampai mencerabut masyarakat dari peradaban aslinya. Dia menyadari bahwa ke depan wilayah Temon bakal berubah seiring dengan hadirnya NYIA. Meski demikian, perubahan itu tidak boleh merusak akar budaya masyarakat. Masyarakat, menurut Suprapto, harus terus mendapat perhatian dan terus didampingi.

“Agar pembangunan di Kulonprogo, khususnya di Kecamatan Temon tidak terhambat, aspirasi masyarakat harus tersampaikan langsung kepada pengambil kebijakan. Sebagai calon wakil rakyat, kami siap menampung dan menyalurkan aspirasi tersebut, terlebih selama ini belum ada warga Kecamatan Temon yang duduk menjadi anggota Dewan,” kata Suprapto saat berkunjung ke Kantor Harian Jogja, belum lama ini.

Menurut mantan Sekretaris Desa Glagah, Kecamatan Temon ini, keberadaan NYIA sudah pasti bakal memberikan dampak yang sangat luar biasa bagi Kabupaten Kulonprogo. Oleh karena itu agar tak terpinggirkan, pemberdayaan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

“Pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi prioritas. Sebagai calon wakil rakyat, kami siap mendukung dan memfasilitasi masyarakat, seperti membantu mendapatkan akses perbankan, akses pemasaran dan lainnya,” ujar warga Dusun Bebekan ini.

Dalam kancah politik, Suprapto. R, bukanlah orang kemarin sore. Pada Pemilu 2014, Suprapto yang menjadi caleg dari Partai Gerindra berhasil terpilih menjadi anggota DPRD Kabupaten Kulonprogo periode 2014-2019. Namun saat baru menjabat selama setahun, Suprapto tersandung masalah hukum. Di tingkat pertama, Pengadilan Negeri Wates membebaskan Suprapto dari segala tuntutan hukum. Namun di tingkat kasasi, Mahkamah Agung (MA) menyatakan Suprapto bersalah, dan menjatuhkan vonis hukuman selama enam bulan dengan masa percobaan selama satu tahun.

“Sekarang saya sudah bersih yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengadilan. Surat itu menjadi salah satu persyaratan untuk mendaftar sebagai bakal calon anggota legislatif,” kata Suprapto.

Jika nanti terpilih sebagai wakil rakyat, Suprapto siap menjalankan amanah, sekaligus melanjutkan perjuangannya memperjuangkan aspirasi masyarakat yang sempat terhenti saat dirinya terganjal masalah hukum. “Saya akan melanjutkan amanah, mengusung dan memperjuangkan aspirasi warga, khususnya dalam perbaikan infrastruktur dan perekonomian masyarakat. Ke depan, terutama seiring dengan hadirnya NYIA, usaha kecil harus dikembangkan, sehingga mampu bersaing dengan pengusaha lain yang memiliki modal lebih besar,” kata Suprapto.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia