Siap Berangkat, 1.221 Calhaj Sleman Pamit Bupati

Pamitan calon jemaah haji Kabupaten Sleman yang digelar di Pendopo Rumah Dinas Bupati, Selasa (10/7 - 2018).Harian Jofgja/Fahmi Ahmad Burhan
10 Juli 2018 20:15 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 1.221 jemaah calon haji (calhaj) asal Kabupaten Sleman menggelar pamitan di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman, Selasa (10/7/2018). Bupati Sleman, Sri Purnomo, saat melepas calhaj mendoakan agar pelaksanaan ibadah haji tahun ini berlangsung lancar. "Pemerintah sudah memberikan pelayanan terbaik. Jangan mudah mengeluh, kuncinya sabar dan jangan mengeluh menghadapi situasi apapun," kata Sri Purnomo, Selasa.

Sri Purnomo juga mendoakan agar calhaj diberikan kelancaran dan kesehatan. "Mudah-mudahan mendapat bekal takwa. Mudah-mudahan telah dimaafkan kesalahan-kesalahannya dan mudah-mudahan sehat walafiat," ujar Bupati.

Dalam jemaah calon haji asal Sleman yang berjumlah 1.221 orang terdapat 23 petugas yang akan membantu, di antaranya petugas kesehatan juga logistik. Calhaj paling tua dari jemaah laki-laki yaitu Safari Kromo Diryo, 86, warga Desa Selomartani, Kecamatan Kalasan, sedangkan jemaah perempuan yaitu Djuminem, 83, warga Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak. Keduanya mendapatkan uang saku dari Bupati Sleman masing-masing Rp1 juta.

Dibanding tahun lalu, tahun ini jumlah calhaj mengalami peningkatan. Tahun lalu Kabupaten Sleman memberangkatkan sekitar 900 orang calhaj. Menurut Sri Purnomo, peningkatan tersebut terjadi karena kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi yang menambah kuota. Tambahan kuota jemaah haji untuk Indonesia juga berdampak ke jumlah calhaj asal Sleman.

Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Sleman, Ujang Sihabudin, mengatakan calhaj akan diberangkatkan mulai Sabtu (21/7/2018) dengan empat kelompok terbang (kloter). Kloter pertama sebanyak 359 calhaj berangkat pada Sabtu. Kloter kedua sebanyak 360 calhaj berangkat Rabu (25/7/2018), kloter ketiga sebanyak 358 berangkat pada Kamis (26/7/2018), dan kloter keempat sebanyak 144 calhaj berangkat Jumat (27/7/2018). "Semua calhaj akan diberangkatkan melalui Embarkasi Haji Bandara Adi Soemarmo, Boyolali, Jawa Tengah," ujar Ujang, Selasa.

Selain ini, menurut Ujang, Kemenag Sleman juga memberlakukan kebijakan pelimpahan kursi haji dari calhaj yang meninggal dunia kepada ahli waris. “Tahun ini ada tiga jemaah yang meninggal dan dilimpahkan kepada ahli waris. Ahli waris diprioritaskan berangkat tahun depan," ujarnya.

Dalam usahanya meningkatkan indeks kepuasan pelayanan penyelenggaraan haji, Kemenag Sleman melakukan penambahan konsumsi bagi calhaj. Tahun lalu jumlah konsumsi hanya 20 kali, tahun ini ditingkatkan menjadi 40 kali. Tahun lalu tingkat kepuasan pelayanan jamaah mencapai 84%.