Awas, Ada Tumpahan Solar di Jalan Piyungan-Pleret

Bambang, salah seorang warga Dusun Banyakan, Sitimulyo, Piyungan menaburkan bubuk gergaji kayu di sekitar tumpahan solar di jalur Piyungan-Pleret, Selasa (10/7/2018). - Harian Jogja/David Kurniawan
11 Juli 2018 17:10 WIB David Kurniawan Bantul Share :
Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia

Harianjogja.com, BANTUL -- Warga Dusun Banyakan, Sitimulyo, Piyungan mengeluhkan tumpahan solar di jalan raya Piyungan-Pleret. Akibat tumpahan itu sudah sering terjadi kecelakaan, khususnya bagi pengendara roda dua.

Salah seorang warga Dusun Banyakan, Bambang mengatakan kasus solar tumpah di ruas jalan Piyungan-Imogiri sudah sering sekali terjadi. Dalam empat hari terakhir sudah dua kali terjadi tumpahan solar di jalan. “Jelas berbahaya, apalagi posisinya di tikungan jalan,” kata Bambang kepada wartawan, Selasa (10/7/2018).

Menurut dia, akibat tumpahan ini di lokasi tersebut sering terjadi kecelakaan karena jalan menjadi licin karena tumpahan solar. Disinggung mengenai penyebab tumpahan solar, Bambang mengaku tidak tahu persis. Namun ia menduga tumpahan disebabkan karena kendaraan bermuatan berat yang melintas di kawasan tersebut.

“Untuk kejadian pasnya tidak ada yang tahu pasti, tetapi saat pagi hari ceceran solar sudah kelihatan,” ucapnya.

Guna mengurangi risiko kecelakaan, warga sekitar berinisiatif menaburi serbuk gergaji di sekitar lokasi. Harapannya dengan taburan tersebut, selain untuk mempercepat pengeringan tumpahan solar, juga bisa menjadi penanda sehingga pengendara motor dapat lebih berhati-hati.

“Kami tidak ingin banyak kecelakaan di sekitar sini [jalur Piyungan-Pleret di Dusun Banyakan], sehingga kami menaburi tumpahan solar dengan serbuk gergaji kayu,” katanya lagi.

Keluhan dari Bambang terkait dengan tumpahan solar di jalanan diamini oleh Tumiran, warga Dusun Banyakan lainnya. Menurut dia, akibat tumpahan solar yang sering terjadi dalam tempo kurang satu bulan sudah ada lima kecelakaan pengendara motor yang jatuh.

“Korban terpeleset karena jalan licin akibat tumpahan solar. Beruntungnya meski jatuh, para pengendara motor tidak ada yang mengalami luka serius,” kata Tumiran.

Dia berharap agar masalah tumpahan solar ini bisa diatasi sehingga tidak membahayakan pengguna jalan, khususnya pengendara motor. Terlebih lagi, di jalur Piyungan-Pleret merupakan jalur ramai yang dilalui oleh pengendara kendaraan.
 
“Kami tidak tahu mau lapor ke mana. Yang jelas, untuk mengurangi risiko kecelakaan, di sekitar lokasi tumpahan solar ditaburi dengan serbuk gergaji,” kata dia.

Jual Beli Online Aman dan Nyaman - Tokopedia