Ini yang Diminta Para Difabel kepada PT AP I Soal Bandara Baru

ilustrasi difabel. - IST
16 Juli 2018 15:20 WIB I Ketut Sawitra Mustika Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Para penyandang disabilitas DIY berharap fasilitas New Yogyakarta International Aiport (NYIA) nantinya ramah terhadap mereka. Selama ini PT. Angkasa Pura (AP) I belum pernah berkomunikasi dengan mereka terkait dengan proses pembangunan bandara baru yang berlokasi di Kecamatan Temon, Kulonprogo itu.

Wakil Ketua Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) DIY Bambang Susilo berharap pembangunan NYIA bisa terintegrasi dengan kebutuhan para difabel. Fasilitas bagi penyandang disabilitas seperti running text untuk tunarungu dan pengumuman suara bagi penderita tunanetra mesti ada di bandara baru.

"Akses lain misalnya jalur kursi roda, itu harus berstandar internasional. Toilet juga. Kami juga terkendala dengan parkir. Misalnya, di salah satu pusat perbelanjaan itu susah parkir mobil. Ternyata tidak ada fasilitas disabilitas. Hal seperti itu yang coba kami jadikan masukan ketika pembangunan [NYIA] dimulai," ujar Bambang seusai bertemu dengan Gubernur DIY Sri Sultan HB X, Senin (16/7/2018).

Dia mengatakan PT. AP I belum pernah melibatkan PPDI DIY dalam proses pembangunan NYIA. Dia meminta agar PT AP I melibatkan mereka dalam pembangunan bandara tersebut.

Pasalnya yang paling mengerti kebutuhan penyandang disabilitas, menurut dia adalah para difabel sendiri. "Karena belum pernah dilibatkan, makanya kami menghadap Gubernur, supaya stakeholder bisa menyampaikan ini," ucap Bambang.

Menanggapi permintaan PPDI DIY, Direktur Utama PT. AP I Faik Fahmi mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan diperhatikan, termasuk dari para penyandang disabilitas. "Karena itu [fasilitas bagi penyandang disabilitas] merupakan salah satu konsen kami. Saya kira enggak ada masalah."