Kekeringan Meluas, Potensi Kebakaran Lahan di Kulonprogo Tinggi

Kebakaran lahan di Dusun Tlogoplelo, Hargomulyo, Kokap Kulonprogo Kamis (2/8/2018). - Ist/Polsek Kokap
05 Agustus 2018 10:17 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kulonprogo mencermati sejumlah area lahan mengalami potensi tinggi kebakaran akibat kekeringan.

Menurut BPBD Kulonprogo, area lahan atau hutan seperti di Perbukitan Menoreh rawan terbakar karena banyak ranting yang meranggas. Wilayah lain yang memiliki kondisi alam serupa saat kekeringan juga berpotensi terjadi kebakaran.

Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo Ariadi menyatakan, sejumlah wilayah di Kulonprogo bisa saja mengalami peristiwa kebakaran saat ini. Melihat tingkat kekeringan yang tinggi dan kian meluas di kemarau tahun ini, Ariadi memperkirakan kerawanan kebakaran hutan turut meninggi.

"Potensi kebakaran saat ini tinggi karena kemarau sudah datang tiga bulan," katanya, Sabtu (4/8/2018)

Menurutnya, wilayah yang jelas mengalami kekeringan dan sekaligus rawan kebakaran ialah kawasan hutan dan kawasan pegunungan. Pasalnya di musim kemarau ini, banyak pohon yang telah meranggas.

"Daun dan ranting yang telah kering bisa mudah tersulut api jadi hati-hati," katanya.

Kamis lalu, kebakaran lahan di area pegunungan yakni Tlogolelo, Hargomulyo, Kulonprogo menjadi bukti adanya potensi kebakaran di Bumi Menoreh. Wilayah tersebut juga menjadi wilayah yang telah terdampak kekeringan sejak dua bulan terakhir.

"Jadi yang meminta proposal dropping air berada di delapan kecamatan, jadi kekeringan ada di area itu. Kami berharap untuk masyarakat terus berhati-hati saat membuang puntung rokok," katanya.