Hore...BPNT di Kokap Akhirnya Disalurkan

Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo (kiri), memberikan kartu elektronik kepada warga penerima program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) di Desa Hargomulyo, Kecamatan Kokap, Jumat (10/8 - 2018).Harian Jogja/Beny Prasetya
10 Agustus 2018 21:15 WIB Beny Prasetya Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Setelah mengalami keterlambatan penyaluran, program Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) senilai Rp110.000 untuk setiap kepala keluarga penerima mulai disalurkan di Kecamatan Kokap, Jumat (10/8/2018).

Peluncuran BPNT di Kokap digelar di depan rumah warga Dusun Tapen, Desa Hargomulyo yang mempunyai warung elektronik (e-Warong). Dalam kesempatan itu, Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kulonprogo, Eka Pranyata, menyampaikan pembagian BPNT tidak bisa merata dan mengalami keterlambatan.

Seharusnya bantuan disalurkan pada Juli lalu tapi baru turun Selasa [7/8/2018] kemarin. Ada permasalahan di Kementerian Sosial,” ungkapnya, kemarin. Saat ini BPNT di Kokap sudah bisa dimanfaatkan di sediktinya delapan e-Warong dari 111 e-Warong yang ada di Kulonprogo.

Seluruh e-Warong juga sudah mendapatkan mesin electronic data capture (EDC) dan seluruh e-Warong milik warga penerima manfaat yang juga terdaftar sebagai anggota program keluarga penerima manfaat BPNT.

Kepala Desa Hargomulyo Burhani Arwin menyatakan masyarakat berharap uang bantuan untuk belanja di e-Warong tak lagi tersendat. Dia juga berharap pemerintah terus mengevaluasi program BPNT agar sejumlah orang yang telah mandiri bisa dientaskan dari program pemerintah tersebut.

Wakil Bupati Kulonprogo Sutedjo menilai BPNT sedikit banyak membantu program Bela Beli milik kabupaten. Pemberdayaan gabungan kelompok tani yang dimintai hasilnya untuk dijual kembali di e-Warong merupakan program yang tepat. “Tidak usah beli dari luar negeri atau luar daerah. Pakai punya tetangga saja sembakonya,” ujarnya.

Di Kulonprogo ada sebanyak 47.323 keluarga yang menjadi penerima BPNT. Tiap keluarga tersebut bakal mendapat terus mendapatkan Rp110.000 per bulannya. Pembelian dilakukan ke 111 e-Warong yang telah disiapkan dengan mesin EDC karena seluruh transaksi menggunakan sistem nontunai.