Sembelih Hewan Kurban Betina, Siap-Siap Kena Sanksi

Ilustrasi. - Solopos/M. Ferri Setiawan
16 Agustus 2018 18:50 WIB M115 Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Larangan keras bagi masyarakat yang ingin berkurban agar tidak menyembelih hewan kurban betina yang masih produktif.

Pulung Haryadi, Kepala Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan Bantul mengimbau masyarakat yang akan berkurban pada Iduladha nanti tidak menyembelih hewan kurban betina yang masih produktif.

Hal tersebut mengacu pada Undang-undang Nomor 41/2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Dalam pasal 18 ayat 4 UU tersebut melarang menyembelih ternak ruminansia kecil betina produktif dan ruminansia besar betina produktif. Jika tetap nekat dan tidak mengindahkan peraturan tersebut ada konsekuensi yang bakal diterima.

“Larangan terhadap betina produktif yang tidak boleh dijadikan hewan kurban sesuai dan sudah diatur dalam Undang-undang yang kita punya,” katanya Kamis (16/8/2018).

Ia melanjutkan bahwa jika ada yang bertindak dengan melanggar apa yang sudah diatur dalam undang-undang maka orang tersebut berhak dikenakan sanksi sesuai dengan yang telah diatur di dalamnya.

“Pada pasal 86 di Undang-undang yang sama, Ada sanksi kurungan bagi yang menyembelih ternak ruminansia besar bertina produktif, yakni selama tiga tahun dan denda paling banyak Rp 300 juta,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama pulung mengimbau masyarakat yang beraktivitas pemotongan hewan kurban untuk menjaga lingkungan, tidak membuang sembarangan limbah hewan kurban, juga agar masyarakat sadar limbah hewan kurban dibuatkan kubangan.