Begini Cara IGTKI Mengenalkan Alam pada Anak

Peserta sedang mengikuti Karnaval IGTKI dengan tema back to nature pada Sabtu (18/8/2018) di Lapangan Sambego, Desa Maguwoharjo, Depok. - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
18 Agustus 2018 17:37 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI) di Kecamatan Depok mengadakan karnaval bertemakan back to nature sebagai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-73. Acara itu juga bertujuan mengenalkan anak-anak pada alam.

Ketua IGTKI Kecamatan Depok Sri Mulyani mengatakan acara tersebut baru pertama kalinya diadakan di IGTKI pada hari ulang tahun kemerdekaan RI. "Biasanya hanya lomba-lomba di sekolah-sekolah masing-masing saja, sekarang kita adakan karnaval," ujarnya pada Sabtu (18/8/2018).

Sri Mulyani mengatakan pada acara tersebut anak-anak coba dikenalkan terhadap alam melalui tema yang diangkat yaitu back to nature. Sedangkan sub temanya diantaranya pertanian, perdagangan, dan nelayan.

Anak-anak mengikuti karnaval dengan menggunakan pikap. Satu pikap diisi oleh 10 anak ditambah pendamping. Pikap dihiasi dengan hiasan-hiasan yang sesuai tema. Pikap akan mengelilingi kawasan Kecamatan Depok, dengan start dan finish di Lapangan Sambego, Desa Maguwoharjo, Depok. Panjang lintasan yang dilalui pikap sekitar 12 kilometer.

Karnaval tersebut diikuti sekitar 65 TK dan memperebutkan tropi Camat Depok. Dua aspek yang dinilai yaitu kreatifitas dan kesesuaian tema.

Pada karnaval tersebut, anak-anak juga didandani menggunakan pakaian tradisional, pikap pun ditambah banyak properti seperti sayur-sayuran atau produk pertanian lainnya. Sri Mulyani mengatakan dengan adanya karnaval tersebut diharapkan anak-anak yang tadinya tidak mengenal produk pertanian bisa mengenalnya.

Selain itu, di HUT Kemerdekaan RI ke-73 ia berharap agar anak-anak bisa menumbuhkan rasa cinta pada tanah air. "Anak-anak bisa menanamkan jiwa patriot, juga perjuangan pahlawan," kata Sri Mulyani.

Pendamping peserta dari TK Annur 1 Desa Maguwoharjo, Depok Siswantini mengatakan anak-anak sangat antusias mengikuti karnaval. "Anak-anak itu ketika didandanin saja sudah senang, dia juga bisa mengenal tentang pertanian, perdagangan," katanya.

Ia berharap dalam perayaan kemerdekaan tersebut pendidikan khususnya di TK lebih maju lagi dan lebih diperhatikan. "Sekarang itu teknologi diperkenalkan, nah makanya kita perkenalkan ke anak-anak soal alam juga, agar anak-anak nantinya bisa mengenal," ujar Siswantini.