Warga Jogja Bersiaplah, Musim Hujan segera Tiba

Ilustrasi hujan lebat. - Reuters
22 September 2018 11:17 WIB Abdul Hamied Razak Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jogja menyiagakan Kampung Tangguh Bencana (KTB). Hal itu dilakukan untuk mewaspadai bencana selama musim pancaroba.

Hujan deras pertama yang mengguyur wilayah Jogja, Kamis (20/9/2018) lalu mengakibatkan sejumlah pohon tumbang. Baik di Jalan Sisingamangaraja, Jalan Menteri Supeno, maupun di Jalan Cendana.

"Pohon yang tumbang menimpa jalan raya. Tidak ada korban tapi ini harus waspadai," kata Kepala Pelaksana BPBD Jogja Hari Wahyudi, Jumat (21/9/2018).

Menurutnya, pancaroba biasanya ditandai dengan cuaca yang cukup ekstrem. Di wilayah Jogja, potensi pohon tumbang masih bisa terjadi termasuk saat musim hujan. "Kami berharap warga yang memiliki pohon rindang di persil milik pribadi memperhatikan kondisi ranting, cabang maupun pengakarannya," katanya.

Jika pohon tersebut berada di area permukiman, diharapkan kondisi ranting dirapikan untuk mengurangi beban saat terjadi angin kencang. Dalam hal ini, BPBD berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jogja untuk memeriksa seluruh pohon perindang milik pemerintah.

"Pemangkasan sebenarnya sudah rutin dilakukan DLH. Tepati kondisi akar harus tetap diperhatikan," jawabnya.

BPBD juga mengajak warga terutama 100 KTB untuk terus siaga. Masing-masing KTB saat ini memiliki peralatan rescue yang memadai. Tinggal mereka bisa rutin menggelar simulasi agar masyarakat semakin sigap.

Sementara Kepala DLH Jogja Suyana mengatakan pemangkasan pohon perindang rutin diakukan sejak awal tahun. Hampir setiap hari ada petugas yang keliling untuk merapikan dahan dan ranting pohon perindang. Terutama pohon yang berada di tepi jalan maupun halaman perkantoran pemerintah.

"Untuk pemeriksaan kondisi akar pohon selama ini masih sulit kami dipetakan. Dari sisi fisik, pohon perindang yang memiliki batang besar tergolong kuat. Akan tetapi kekuatan bagian akar sulit diprediksi," katanya.