Sepekan Digelar, Omzet Manunggal Fair 2018 Tembus Rp12,3 Miliar

Wakil Bupati Kulonprogo, Sutedjo, memukul gong sebagai tanda dimulainya Manunggal Fair 2018 di Lapangan Pengasih, Kecamatan Pengasih, Jumat (28/9 - 2018) sore.Harian Jogja/Uli Febriarni
07 Oktober 2018 20:15 WIB Uli Febriarni Kulonprogo Share :

Harianjogja.com, KULONPROGO—Transaksi bisnis dalam Manunggal Fair 2018 yang digelar mulai 28 September hingga 6 Oktober 2018 tembus Rp12,3 miliar. Acara yang digelar di Lapangan Pengasih itu digelar dalam rangka menyambut peringatan HUT ke-67 Kabupaten Kulonprogo.

Ketua pelaksana Manunggal Fair 2018, Heri Darmawan, mengungkapkan acara yang mengusung tema Guyub Rukun Mbangun Kulonprogo tercatat dikunjungi sedikitnya 10.000 orang per hari dan mencapai 17.000 orang tiap Sabtu malam berisi pameran yang bertujuan untuk meningkatkan usaha mikro, kecil, menengah (UMKM). “Dalam Manunggal Fair 2018 juga diumumkan pemenang lomba stan terbaik dari instansi pemerintah dan swasta,” kata Heri, Sabtu (6/10/2018).

Ia juga mengimbau kepada seluruh pemilik stan untuk segera berkemas, setelah acara tersebut ditutup. Karena sesuai dengan kesepakatan, semua stand OPD, swasta maupun pameran, sudah bersih paling lambat pada 10 Oktober 2018.

Bupati Kulonprogo, Hasto Wardoyo, menjelaskan walaupun Manunggal Fair 2018 sudah selesai dan resmi ditutup, masih banyak hal yang perlu ditingkatkan bersama dalam rangka meningkatkan produk-produk dari Kulonprogo, misalnya Menoreh Art Festival yang akan digelar Minggu (7/10) dan adanya New Yogyakarta International Airport (NYIA).

"Saya berharap dengan adanya NYIA, para pemuda tidak hanya menjadi penonton, mamun ikut berpartisipasi dengan cara mengikuti pelatihan kebandaraan yang diselenggarakan oleh Pemkab melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kulonprogo," ucapnya.