Dunia Kerja Mesti Ikuti Era Digital

Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) Sutrisna Wibawa meninjau stan peserta Job Fair UNY di Auditorium UNY, Selasa (9/10/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
09 Oktober 2018 23:10 WIB Herlambang Jati Kusumo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Perusahaan dan pencari kerja mesti mengikuti perkembangan teknologi digital yang ada saat ini. Jika tidak, dimungkinkan perusahaan tersebut akan gulung tikar.
Hal tersebut diungkapkan Rektor Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Sutrisna Wibawa saat membuka Job Fair UNY di Auditorium UNY, Selasa (9/10/2018).

Sutrisna mengatakan saat ini kemajuan semakin terasa. Perusahaan seharusnya bisa memanfaatkan era teknologi. "Saat ini masuk era online. Jika tidak mengikuti itu akan tertinggal pastinya," kata Rektor.

Dalam era revolusi industri banyak masyarakat yang berkecimpung di dunia maya. Dunia maya tidak hanya sarana tetapi juga sebagai peluang usaha dan menciptakan berbagai program aplikasi dan menciptakan lapangan kerja.

Semua perusahaan menurut Rektor membutuhkan aplikasi. Begitu juga mahasiswa. Mereka bisa memanfaatkan aplikasi atau teknologi digital sebagai peluang bisnis. Pemanfaatan teknologi juga menekan biaya lain untuk membangun sebuah usaha, seperti menyewa tempat.

Terkait Job Fair yang digelar UNY, Sutrisna mengharapkan dapat menjadi penghubung antara perusahaan dan pencari kerja.
Kepala Pusat Pengembangan Karier LPPMP UNY, Minta Harsana mengatakan Job Fair menjadi salah satu upaya menginformasikan lowongan pekerjaan kepada para pencari kerja. Job Fair kali ini merupakan yang ke-11 kali digelar, di mana dalam satu tahun dua kali digelar.

Job Fair kali ini juga memanfaatkan sistem online untuk para pendaftar. Hal itu dilakukan untuk menghindari tumpukan pengunjung saat pendaftaran.

"Dengan sistem online saya rasa lebih mudah tidak menumpuk di pintu masuk, kata Minta.

Job Fair kali ini diikuti 36 perusahaan dengan 3.125 lowongan pekerjaan dari berbagai bidang, mulai dari perbankan, kesehatan, garmen, dan masih banyak lagi. Acara digelar dari 9-10 Oktober.

Menurut Minta, yang masih menjadi kendala para pencari kerja tidak kunjung mendapat pekerjaan adalah mereka terlalu memilih dan mental yang kurang siap.

Salah satu pengunjung, Mayang mengatakan dengan adanya Job Fair akan lebih mudah untuk memperoleh informasi lowongan pekerjaan.(Herlambang Jati Kusumo)