Dosen FK UII Beri Layanan Kesehatan di Pondok Pesantren

Dosen FK UII Farida (kanan) saat memberikan doorprize kepada salah satu santri dalam kegiatan penyuluhan kesehatan di Ponpes Ash Sholihah, Sumberadi Mlati Sleman. - Ist/Humas UII
11 Oktober 2018 10:37 WIB Herlambang Jati Kusumo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Tim dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Indonesia (UII) menjalankan program pengabdian kepada masyarakat dengan memberikan pendampingan dan layanan kesehatan di Pondok Pesantren Ash Sholihah, Jonggrangan, Sumberadi, Mlati, Sleman.

Kegiatan ini bertujuan memberikan sosialisasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) sekaligus membentuk sukarelawan kesehatan pesantren (rekestren). Dosen FK UII yang terlibat dalam kegiatan pengabdian yang didanai melalui hibah Dikti ini antara lain Farida Juliantina Rachmawaty, Rosmelia, Fitria Siwi Nur Rochmah dan Novyan Lusiyana.

Farida menjelaskan kegiatan yang dilakukan di ponpes tersebut dilakukan dengan menggelar beberapa kali pertemuan, dengan tujuan meningkatkan derajat kesehatan santri. Bentuknya meliputi skrining pengetahuan santri, pemeriksaan kesehatan, penyuluhan, lomba kebersihan kamar hingga cerdas cermat kesehatan.

“Untuk penyuluhan kesehatan meliputi pengetahuan mengenai PHBS, mengenal penyakit scabies dan bagaimana pencegahan serta pengobatannya, pengenalan terhadap obat-obat sederhana dan P3K sederhana,” ujar Farida, Rabu (10/10/2018).

Dalam kegiatan ini dosen dan mahasiswa FK UII berbagi tugas. Ada yang memeriksa kesehatan, memberikan penyuluhan, meninjau kamar santri dan berbagai aktivitas lain untuk memberikan pemahaman kesehatan kepada para santri. “Kami juga meninjau kamar santri sekaligus memberikan pemahaman kepada mereka bagaimana agar kamar bersih dan sehat,” ujarnya.

Ia berharap melalui kegiatan pendampingan kesehatan bagi para santri ponpes ini dapat meminimalkan penyakit yang sering terjadi di lingkungan dengan komunitas padat. Penyakit diharapkan dapat dicegah sedini mungkin terutama penyakit scabies.

Melalui pengabdian masyarakat ini juga dibentuk rekestren. Sukarelawan ini merupakan para santri perwakilan dari setiap kamar. Santri yang tergabung dalam rekestren itu akan menjadi pengawal kesehatan di ponpes tersebut.

Menurut dia, ponpes asuhan Kyai Moh. Marom dan Nyai Siti Hilaliyah ini menyambut baik kegiatan tersebut.“Para santri sangat antusias mengikuti kegiatan ini,” ujar dia.