Pelatihan Kewirausahaan Sosial, Manfaat Gadget untuk Berbisnis

Pelatihan Kewirausahaan Sosial oleh Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY di Kecamatan Sedayu, di Balai Desa Argorejo, Sedayu, Selasa (9/10 - 2018).Ist
12 Oktober 2018 10:10 WIB Herlambang Jati Kusumo Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Balai Pemuda dan Olahraga (BPO) DIY menyelenggarakan pelatihan kewirausahaan sosial yang ditujukan kepada 200 pemuda dari SMA/SMK yang ada di Kecamatan Sedayu, Bantul, di Balai Desa Argorejo, Sedayu, Selasa (9/10/2018).

Pemateri yang mengisi kegiatan ini yakni dari Komisi C DPRD DIY, Atmaji, staf Kepemudaan Balai Pemuda dan Olahraga DIY Suyamto dan praktisi PT API, S. Novianda. Kegiatan ini juga dihadiri guru pendamping dan pemerintah desa setempat.

Atmaji mengatakan pemuda hendaknya dapat memanfaatkan gadget dengan baik, yaitu menggunakan media jejaring sosial untuk membuka bisnis usaha. Dikatakan dia, siswa SMA/SMK yang menjadi peserta pelatihan ini telah masuk umur kategori pemuda, dan siap jika diberikan kesadaran dari dini untuk menciptakan usaha.

“Kepada peserta, jangan malu untuk memulai usaha, lakukan dari hal kecil dan kuatkan niat untuk mendapatkan rezeki yang halal,” ujar Atmaji, melalui siaran pers, Kamis (11/10/2018).

Pembicara lain Novianda yang hadir pada pelatihan itu turut memberi semangat dan terus memotivasi peserta agar tidak ragu dalam membuka usaha. Hal tersebut bisa dimulai dari memanfaatkan teknologi gadget dan mempromosikan usaha melalui jejaring sosial. Novianda juga memberikan motivasi kepada peserta tentang membuka usaha yang sesuai dengan minat.

Suyamto mengatakan pelatihan kewirausahaan sosial dilaksanakan pada awal Oktober menyasar para pemuda di empat kabupaten dan satu kota di DIY. Pelatihan dimulai dari Senin (1/10/2018)-Rabu (31/10/2018), dengan melibatkan 8.000 peserta di 80 titik, meliputi wilayah Bantul, Sleman, Kulonprogo, Gunungkidul, dan Kota Jogja.