Bimasakti UGM Berkibar di Kompetisi Internasional

Tim Bimasakti UGM, di kampus UGM, Jumat (12/10/2018). - Harian Jogja/Herlambang Jati Kusumo
13 Oktober 2018 01:10 WIB Herlambang Jati Kusumo Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN--Bimasakti Racing Team Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil membawa dua penghargaan pada kompetisi mobil formula mahasiswa dunia The 16th Student Formula Japan Competition yang diberikan oleh Society of Automotive Engineer.

Kapten tim Bimasakti generasi tujuh, Fajar Fitrahadi Danda menjelaskan perlombaan yang digelar pada Selasa (4/10/2018)-Sabtu (8/10/2018) di Ecopa Arena, Shizuoka, Tim Bimasakti berhasil meraih juara ketiga kategori Business Presentation dan meraih JAMA Chairman Award.

“Disamping dua buah penghargaan tersebut, kami berhasil masuk ke jajaran 10 mobil tercepat pada Skidpad Event dan mobil dengan Endurance Event laptime terbaik dari Asia Tenggara,” kata Fajar, saat konferensi pers di Kantor Humas UGM, Jumat (12/10/2018).

Ia menuturkan dalam lomba kali ini timnya sudah belajar dari kompetisi di tahun sebelumnya, baik mempelajari pihak lawan, teknis, hingga masalah cuaca yang menjadi tantangan.

Salah satu dosen pembimbing, Fauzun mengatakan mobil dari generasi tujuh ini hasil dari perjalanan panjang dan usaha keras. “Menurut hemat saya ini mobil yang terbaik yang kami hasilkan. Sehingga sejak waktu berangkat kami optimistis,” kata Fauzun.

Meski begitu ia mengatakan ke depan Bimasakti akan terus memperbaiki diri dan dapat bersaing dengan negara lain menghasilkan prestasi yang semakin baik.
Dekan Fakultas Teknik UGM, Nizam mengungkapkan keterlibatan mahasiswa dalam kompetisi tingkat dunia menjadi bagian pembelajaran yang utuh dan berkesinambungan dengan pembelajaran di ruang kelas. Ia berharap tim Bimasakti dapat membawa nama baik Indonesia.

“Ini adalah pembelajaran yang sesungguhnya untuk menjadi juara, bagaimana bisa menghadapi tantangan dan tekanan menuju lomba dan membangun tim yang solid,” ujarnya.

Wakil Rektor UGM Bidang Kerja Sama dan Alumni Paripurna P. Sugarda mengatakan kompetisi serta prestasi yang ditunjukkan oleh mahasiswa dalam tim Bimasakti merupakan refleksi dari karakter socio enterpreneurship dari UGM yang menekankan pada kreativitas serta semangat gotong royong. “Semoga generasi ini dapat mewariskan ke adik-adiknya ilmu yang dimiliki,” ujar Paripurna.

Untuk kesiapan tahun depan, kapten tim Bimasakti generasi VIII, Kamal Ardi Putra mengungkapkan timnya tidak akan banyak mengubah desain fisik mobil, dan lebih fokus pada optimalisasi mesin serta perbaikan pada aspek keamanan.

“Kami ke depan akan berusaha semakin baik lagi. Target kami adalah untuk kembali meraih penghargaan yang sudah kami raih dan menambah satu ada dua penghargaan lainnya,” ujar dia.