Mulai Dibangun Kembali, Jembatan Gantung di Nambangan Bakal Selesai dalam 3 Bulan

Peletakan Batu Pertama oleh DPRD DIY, Bina Marga PUBR, Idham Samawi, Perwakilan Bupati Bantul, dan DPRD Bantul (dari kiri ke kanan). - Fita Ayu Fidiyawati (M121)
22 Oktober 2018 21:37 WIB Fita Ayu Fidiyawati (M121) Bantul Share :

Harianjogja.com, BANTUL- Proses ground breaking atau peletakan batu pertama pembangunan jembatan gantung di Nambangan, Seloharjo, Pundong, Bantul sudah dilakukan pada Senin (22/10/2018) pukul 13.00 WIB.

Jembatan yang memiliki panjang 120 meter dengan lebar 1,8 meter ini dibangun oleh penyedia jasa PT. Wasis Karya Nugraha dan Konsultan Supervisi CV. Bangun Cipta Bersada.

Jembatan gantung ini dibangun guna menggantikan jembatan yang dulunya rusak akibat banjir yang melanda pada November 2017. Jembatan tersebut menghubungkan antara wilayah Nambangan, Seloharjo dan Nangsri, Srihardono, Pundong, Bantul.

Idham Samawi selaku anggota Komisi V DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dapil DIY dalam peletakan batu pertama ini mengatakan pembangunan jembatan ini menggunakan dana APBN sebesar Rp6,9 miliar. Tanggal kontrak pembangunan jembatan ini pada 26 Sepetember 2018.

Beliau juga menceritakan bahwa dulu, tokoh-tokoh masyarakat Seloharjo dan Srihardono datang ke kediamannya untuk menyampaikan keluhan bahwa jembatan gantung yang menjadi akses perekonomian warga terbawa arus banjir. Kebetulan, Jokowi memiliki program pembangunan jembatan gantung.

“Waktu itu, kami sampaikan usulan dari panjenengan, dan alhamdulillah jembatan gantung khusus untuk Bantul tahun ini dipenuhi,” ujar beliau.

Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut akan memakan waktu selama tiga bulan pengerjaan, sehingga di awal tahun 2019 sudah dapat dilaksanakan peresmian jembatan gantung Nambangan dan sudah dapat digunakan sebagai akses penyeberangan jalur transportasi warga.

Selain Idham Samawi, peletakan batu pertama juga dilakukan oleh DPRD DIY, DPRD Bantul, Perwakilan Bupati Bantul, dan Bina Marga PUBR dengan di saksikan oleh warga setempat.