Tour De Prambanan Kembali Digelar, Berolahraga, Berwisata dan Belajar Budaya

Peserta Mandiri Yogya Marathon 2018 melintas di kawasan Candi Prambanan, Minggu (15/4 - 2018).Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat
23 Oktober 2018 06:50 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN- Dinas Pariwisata Sleman bersama Lovina Tours dan Event Managements akan menggelar Tour De Prambanan (TDP) 2018 pada Minggu (28/10/2018). Event ini merupakan gelaran kedua setelah sukses diselenggarakan pada 2017.

Tour de Prambanan ini merupakan bagian dari promosi pariwisata di Sleman sebagai destinasi sport tourism yang pada tahun ini mengusung tema "Olahraga dan Pariwisata untuk Peradaban Baru."

"Target awal 500 peserta, namun sampai saat ini sudah 650 peserta yang konfirmasi untuk berpartisipasi," kata Santi, Koordinator Humas TDP 2018, Senin (22/10/2018).

Ia mengatakan peserta tersebut berasal dari perorangan dan Club Road Bike Indonesia seperti, Pertabike, Telkom Cyling Community, PCC Semarang, MBC Cibubur Jakarta, ISSI Solo, Solo Paradiso, Animha Bike Merauke, DCC Bandung, dan lain-lain.

TDP 2018 akan menempuh jarak 100 kilometer dengan start touring Lapangan Shiwa, Candi Prambanan dan finis touring Lapangan Agastya, Candi Prambanan. Rute ini akan melewati Pitstop 1 Kantor Kecamatan Moyudan dan Pitstop 2 Kantor Kecamatan Tempel.

"Peserta nya tidak hanya dari Indonesia, namun ada yang dari Belanda, Belgia, Jepang, dan Slovenia," kata Kepala Dinas Pariwisata Sleman Sudarningsih.

Sudarningsih mengatakan dengan diadakannya kegiatan ini mampu menjadi ajang olahraga yang mengusung warisan budaya dan pesona keindahan alam di Sleman, karena rute yang dilewati nanti akan menjelajahi destinasi wisata di Sleman dengan Candi Prambanan sebagai ikon utamanya.

"Yang membedakan penyelenggaraan tahun ini dengan tahun kemarin adalah tahun ini akan diadakan pertandingan khusus King and Queen of Mountain dimana peserta akan berlomba pada rute mendaki," kata Sudarningsih.