Pendapatan Gunungkidul 2027 Diproyeksikan Rp1,9 Triliun
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
Marwandi/Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Salah satu penumpang pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di Karawang, Jawa Barat merupakan warga Gunungkidul.
Penumpang yang diketahui bernama Herjuno Darpito (di manifest tertulis Herju Herjuno) itu merupakan anak pertama pasangan Marwandi-Nasiyah, warga Dusun Nogosari I, Bandung, Playen.
Sepasang suami istri itu tampak berduka saat media ini bertandang pada Senin. Marwandi mengungkapkan, pertama kali mendapatkan kabar ini dari keluarga yang memberitahu jika anak pertamanya masuk dalam manifes pesawat Lion Air.
“Memang anak saya kerja di Pangkal Pinang dan kebetulan pagi ini akan berangkat bekerja ke sana,” kata Marwandi, Senin.
Meski demikian keluarga Herjuno belum mendapatkan informasi resmi terkait kebenaran kabar tersebut. Hal ini tidak lepas dari daftar manifest pesawat tidak ada nama Herjuno Darpito karena yang tertera nama Herju Herjuno dengan nomor kursi 64.
Adik Herjuno, Umi Kuswahjati mengakui masih mencari kepastian apakah kakaknya ikut menjadi korban pesawat Lion Air yang jatuh Senin pagi. Menurut dia, dua perwakilan keluarga akan ke Tangerang untuk memastikan.
Herjuno selama ini tinggal bersama keluarganya di Tangerang, Banten. Meski telah berkeluarga, sesekali Herjuno tetap pulang ke rumahnya di Playen. Kepulangan terakhir terjadi pada Jumat (19/10/2018) lalu. “Dia [Herjuno] pulang sendiri karena langsung dari Palembang menuju Jogja,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pendapatan Gunungkidul 2027 diproyeksikan Rp1,903 triliun, sementara belanja mencapai Rp1,970 triliun dengan defisit Rp67,11 miliar.
Guru PJOK asal Bojonegoro Ahmad Zaki lari sekitar lima jam demi menghadiri Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.
Babad Siti Kemantren #4 digelar di 14 kemantren Kota Jogja untuk menggali potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, dan produk lokal.
Malaysia mengirim Tim SMART ke Nepal untuk membantu pencarian korban banjir bandang dan menyiapkan bantuan senilai 1 juta dolar AS.
Kebakaran rumah di Banyumanik Semarang menewaskan dua balita. Kakak N berusia tiga tahun meninggal setelah dirawat akibat luka bakar.
Yusril meminta warga tak terprovokasi kasus Bambang dan Faturrohman yang menjadi korban kekerasan usai demo 27 Agustus.