Serukan Pemilu Damai, Santri di Sleman Gelar Deklarasi

Sejumlah santri di Pondok Pesantren Al-Muhdi Krapyak, Wedomartani, Ngemplak, Sleman menggelar deklarasi Pemilu Damai 2019, Kamis (8/11/2018). - Ist/Dok Ponpes
09 November 2018 22:17 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Sejumlah santri di Pondok Pesantren Al-Muhdi Krapyak, Wedomartani, Ngemplak, Sleman menggelar deklarasi Pemilu Damai 2019 pada Kamis (8/11/2018). Mereka menyerukan agar masyarakat mengedepankan persatuan dan kesatuan bangsa menghadapi Pemilu 2019 mendatang.

Salah seorang peserta deklarasi, Samsul mengatakan deklarasi pemilu damai ini perlu dilakukan sebagai komitmen untuk menjaga suasana yang kondusif dan menciptakan demokrasi berkualitas di tengah sering terjadinya konflik antarmasyarakat belakangan ini.

"Kami para santri Pondok Pesantren Al Muhdi siap berperan aktif menjaga Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika dan Keutuhan NKRI," katanya di sela deklarasi.

Selain mendukung pemilu yang berkualitas, para santri juga menyerukan agar dalam proses pemilu nanti dilalui tanpa hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian. Mereka juga meminta untuk mengedepankan kejujuran, kebenaran serta menolak upaya-upaya yang dapat mengakibatkan perpecahan antar masyarakat.

"Karena itu bisa mencederai Pancasila dan UUD 1945," ucapnya.

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Muhdi K.H Agus Masruri berharap agar para santri juga bisa ikut menyosialisasikan deklarasi pemilu damai tersebut ke masyarakat. Minimal kepada keluarga dan teman-temannya di rumah. Hal itu dinilai penting agar proses Pemilu 2019 bisa berjalan dengan aman dan berkualitas.

"Kami juga menghimbau agar segenap komponen bangsa Indonesia untuk saling bekerja sama dan bertanggung jawab dalam menjaga dan menjamin rasa aman, tentram, dan damai dalam kehidupan bermasyarakat," katanya.