Komunikasi Keluarga Bisa Dimulai dengan Hal Sederhana

Kegiatan bedah buku Psikologi Perkawinan dan Keluarga, Penguatan Keluarga di Era Digital Berbasis Kearifan Lokal yang digelar di Balai Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kamis (8/11/2018). - Harian Jogja/Yogi Anugrah
09 November 2018 20:15 WIB Yogi Anugrah Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah (BPAD) DIY menggelar bedah buku Psikologi Perkawinan dan Keluarga, Penguatan Keluarga di Era Digital Berbasis Kearifan Lokal di Balai Desa Sidoluhur, Kecamatan Godean, Kamis (8/11/2018).

Menurut Camat Godean Anggoro Aji Sunaryono, forum bedah buku penting dilakukan sebagai momen untuk belajar dan mendapat ilmu, khususnya tentang upaya penguatan keluarga di era digital ini. "Angka kasus klithih, pernikahan dini, hamil di luar nikah di Kecamatan Godean sangat tinggi. Hal ini menunjukkan ada permasalahan di dalam keluarga, sehingga forum seperti ini sangat diperlukan," katanya, Kamis.

Kasubbid Pembinaan dan Pemberdayaan BPAD DIY, Dewi Ambarwati, menyatakan kegiatan bedah buku ini merupakan kegiatan ke-46 yang dilakukan jajarannya sepanjang 2018, dengan salah satu tujuannya untuk mengembangkann minat baca masyarakat. "Dengan bedah buku ini peserta bisa mendapatkan informasi yang lengkap terkait dengan permasalahan keluarga," ucapnya.

Ketua Komisi D DPRD DIY, Kuswanto, yang hadir dalam acara ini menyatakan komunikasi di dalam keluarga bisa dimulai dengan hal-hal sederhana. "Contohnya seperti waktu jam makan, keluarga bisa makan bersama agar orang tua bisa memberikan nasihat sehingga anak tidak terjerumus ke pergaulan bebas," ucapnya.

Kepala Editor Penerbit Kanisius, Rosalia Emmy, mengatakan di dalam buku ini banyak informasi yang mengupas tentang penguatan perkawinan dan pendidikan terhadap anak sejak usia dini di era digital seperti sekarang ini. Ia memaparkan bahwa usia remaja itu adalah usia rentan. Banyak masalah yang terjadi di dalam keluarga bermula ketika seorang anak beranjak remaja. "Jika anak terjerumus pergaulan bebas dan melakukan pernikahan dini, itu akan menjadi masalah karena usianya yang belum matang dan masih ingin bermain," ujarnya.

Sosalia menambahkan di dalam buku Psikologi Perkawinan dan Keluarga, Penguatan Keluarga di Era Digital Berbasis Kearifan Lokal juga membahas tentang penguatan keluarga di era digital berbasis nilai-nilai kearifan lokal dengan menggabungkan antara peran adat, tokoh agama, keluarga, dan media digital untuk saling bersinergi mewujudkan keluarga yang sejahtera dan bahagia.