UGM Tegaskan Diri Sebagai Kampus Nirkekerasan

Rektor UGM Panut Mulyono - Harian Jogja
10 November 2018 10:10 WIB Bernadheta Dian Saraswati Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA--UGM komitmen menjadi kampus yang nirkekerasan. Bahkan komitmen tersebut beberapa di antaranya telah dituangkan dalam Peraturan Rektor tentang Tata Perilaku mahasiswa yang diterbitkan 2013 dan saat ini telah mengalami sejumlah perbaikan.

Hal ini disampaikan Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono, Jumat (9/11/2018) di Grha Sabha Pramana UGM saat audiensi dengan mahasiswa dari kalangan BEM KM, Forum Komunikasi UKM UGM, dan Unit Kegiatan Mahasiswa Kerohanian.

Panut menyampaikan UGM juga telah menerbitkan Peraturan Rektor tentang Tata Perilaku Dosen dan Tenaga Kependidikan.
“UGM juga telah mengeluarkan Keputusan Rektor tentang Pedoman Pencegahan Pelecehan di Lingkungan UGM pada 2016 lalu,” jelasnya.

Peraturan mengenai Pedoman Pencegahan Pelecehan di Lingkungan UGM tersebut dibuat untuk memberikan perlindungan bagi mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan di lingkungan universitas dengan membuat langkah-langkah untuk mencegah dan menghilangkan pelecehan, dan menanganai secara tepat masalah pelecehan bila hal tersebut terjadi.

Panut mengatakan UGM telah dan terus memperbaiki tata kelola KKN khususnya dalam penyiapan mahasiswa calon peserta KKN memiliki pengetahuan cukup tentang penghormatan terhadap hak sesama, hak-hak pribadi termasuk hak perempuan. Selain itu, memperketat pengawasan peserta KKN guna meningkatkan keamanan dan keselamatan peserta KKN dari berbagai risiko negatif selama periode KKN.

“Untuk langkah selanjutnya guna mewujudkan kampus nirkekerasan, UGM akan membentuk unit khusus untuk perlindungan hak warga UGM,” ucapnya.