PLN dan IZI Yogyakarta Gelar Cek Kesehatan Gratis

Pelaksanaan pemeriksaan kesehatan yang digelar YBM PLN dan IZI Yogyakarta di Lapangan RW 11 Jogoyudan, Gowongan, Jetis, Kota Jogja, Minggu (11/11/2018). - Harian Jogja/Sunartono
11 November 2018 16:20 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Sebanyak ratusan balita dan lansia mengikuti pemeriksaan kesehatan secara cuma-cuma, Minggu (11/11/2018). Kegiatan yang merupakan inisiatif dari Yayasan Baitul Maal PLN Area DIY bersama Inisiatif Zakat Indonesia (IZI) Yogyakarta itu digelar di Lapangan RW 11 Jogoyudan, Kelurahan Gowongan, Kecamatan Jetis, Jogja.

Ketua YBM PLN Area DIY Mudjiman mengatakan kegiatan layanan kesehatan gratis itu dilaksanakan dalam rangka peringatan HUT ke-73 PLN. Dia mengatakan dalam peringatan HUT tahun ini, PT PLN memang menggelar bakti sosial secara serentak di seluruh Indonesia. “Bakti sosial secara nasional itu tidak hanya pengobatan gratis namun juga distribusi sembako kepada fakir miskin di berbagai wilayah di Indonesia. Selain itu kami juga mengirim personel untuk membantu korban bencana di Palu, Sulawesi Tengah,” ucap dia di sela-sela acara, Minggu kemarin.

Ketua IZI Yogyakarta Suripta menjelaskan pemberian layanan kesehatan gratis itu menyasar wilayah padat penduduk yang berdekatan dengan kantor PLN. Kawasan Jogoyudan yang berada di bantaran Sungai Code dinilai merupakan objek yang tepat untuk diberikan layanan kesehatan.

Dia berharap melalui kegiatan itu dapat meringankan bebas masyarakat pinggiran sekaligus memetakan tingkat kesehatan masyarakat, sehingga dapat ditindaklanjuti untuk program kesehatan berikutnya.

IZI selama ini bekerja sama dengan YBM PLN menjalankan beragam program YBM PLN di tengah masyarakat. Pemilihan kampung Jogoyudan, kata dia, karena berdasarkan data bahwa kemiskinan di perkotaan banyak terjadi di sekitar bantaran sungai. Namun pihaknya menyesuaikan dengan program YBM PLN dalam menentukan lokasi.

"Karena kami lembaga amil zakat maka yang kami sasar adalah mereka yang berhak menerima. Untuk di kampung Jogoyudan ini memang hanya layanan kesehatan tetapi kami juga melihat jika ada yang rentan seperti ekonomi misalnya, kami akan buat program di sini ke depannya," ujarnya.