Peluang Pendidikan Vokasi di Era Revolusi Industri 4.0

Ilustrasi mahasiswa. (Reuters - Fabian Bimmer)
15 November 2018 11:10 WIB Laila Rochmatin Sleman Share :

Harianjogja.com, JOGJA -- Program Studi Diploma Analisis Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam UII menyelenggarakan Seminar Nasional Vokasi Indonesia pada Selasa (13/11/2018), di Hotel Grand Mercure Jogja. Event ini mengusung tema Pengembangan Pendidikan Vokasi dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0.

Rektor UII Fathul Wahid menyampaikan pentingnya mengetahui dasar terkait perbedaan antara vokasi dan pendidikan akademik. Ia menuturkan Menteri Ketenagakerjaan menyampaikan Indonesia akan kekurangan sekitar 57 juta tenaga kerja terampil hingga 2030.

Hal ini menurut Fathul Wahid merupakan peluang bagi para lulusan pendidikan vokasi untuk memiliki sertifikasi sehingga tetap dapat bersaing di era digital ini. Ia menambahkan diperlukan strategi bagi pendidikan vokasi, dengan harapan dapat mengakomodasi kebutuhan generasi saat ini sehingga dapat terus berkembang secara maksimal.

Ketua panitia Tri Esti Purbaningtyas berharap acara ini dapat terus diselenggarakan secara berkala ke depannya. “Harapannya agar acara seperti ini dapat terus diadakan secara rutin dan ditingkatkan lingkupnya menjadi seminar bertaraf internasional,” kata dia.