Tak Lagi Bagikan Sepeda, Jokowi Kini Pilih Bagi-Bagi Foto

Presiden Joko Widodo berinteraksi dengan siswa dalam Milad Satu Abad Madrasah Mu'allimin Mu'allimaat Muhammadiyah, Kamis (6/12/2018). - Harian Jogja/Bernadheta Dian Saraswati
06 Desember 2018 18:17 WIB Bernadheta Dian Saraswati Bantul Share :

Harianjogja.com, JOGJA-Ada yang berbeda dari kunjungan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo ke Jogja hari ini. Jokowi yang biasa membagikan sepeda kepada audiens yang berhasil menjawab pertanyaannya, kini lebih memilih mengajak berfoto bersama dan langsung memberikan hasil cetaknya.

Perubahan itu terlihat saat Jokowi menghadiri Milad Satu Abad Madrasah Mu'allimin Mu'allimaat Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (6/12/2018). Kepada siswa madrasah, Diko dan Ica, Jokowi hanya memberikan hasil foto dengannya yang sudah dicetak.

Jokowi berdalih, audiens terutama para remaja akan lebih senang diajak berswa foto dibandingkan mendapat sepeda.

"Disuruh maju kan mesti pengennya dapat sepeda. Tapi kali ini daripada jadi kontroversi, mending sekarang diberi foto saja. Kelihatannya lebih senang itu. Lebih cepat," katanya pada awak media di Universitas Aisyiyah, Kamis (6/12/2018).

Jokowi mengakui dirinya saat ini tidak boleh memberikan sesuatu kepada masyarakat karena dirinya sudah sah menjadi Calon Presiden nomor urut satu. Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga memberikan larang pemberian kampanye selama masa kampanye.

Menurut Jokowi, pemberian foto bisa sebagai alat komunikasi dengan masyarakat. "Kalau ketemu masyarakat itu harus ada alat komunikasinya. Kalau dulu kasih sepeda atau syal. Tapi daripada jadi rame ya sekarang yang gampang, murah, meriah, tik," ungkap Jokowi menirukan suara kamera handphone.