Dapat Anggaran Rp65,5 Miliar, Ruas-Ruas Jalan di Gunungkidul Ini Bakal Diperbaiki Tahun Depan

Ilustrasi
06 Desember 2018 07:17 WIB David Kurniawan Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL – Dinas Pekerjaaan Umum Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPUPRKP) Gunungkidul di tahun depan mengalokasikan anggaran Rp65,5 miliar untuk perbaikan jalan. Diharapakan dengan program ini dapat mengurangi jumlah panjang jalan kabupaten yang mengalami kerusakan.

Kepala Seksi Pemeliharaan, DPUPRKP Gunungkidul Wadiyana mengatakan, perbaikan jalan merupakan salah satu program prioritas yang dimiliki pemkab. Setiap tahunnya ada alokasi anggaran untuk perbaikan karena jalan yang rusak di Gunungkidul masih banyak yang rusak.

“Setiap tahun terus mengalokasikan anggaran untuk perbaikan ruas yang rusak. Sebab ruas jalan yang rusak tidak bisa diperbaiki secara serempak karena kemampuan anggaran yang masih sangat terbatas,” katanya kepada wartawan, Rabu (5/12/2018).

Untuk tahun tahun depan, anggaran yang disediakan mencapai Rp67,5 miliar dan sudah dimasukan di dalam kegiatan di dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah 2019. Anggaran perbaikan ini, Rp28,8 miliar bersumber dari Dana Alokasi Khusus dan sisanya Rp38,7 miliar dari Dana Alokasi Umum.

Rencananya titik-titik yang diperbaiki menyasar ruas jalan Kepek-Ngobaran di Saptosari, Semin-Tambakromo, Ponjong. Sedang empat ruas lainya meliputi Girijati-Gupit; Patuk-Tawang; Getas-Srikoyo dan Nglipar-Wotgaleh. “Semua sudah diprogramkan dan akan dilakukan perbaikan di tahun depan,” ujar Wadiyana.

Menurut dia, untuk alokasi perbaikan sudah disepakati bersama antaran pemkab dengan DPRD Gunungkidul. Hanya saja, pasca penetapan APBD 2019 masih ada evaluasi dari provinsi. “Harapan kami tidak kena evaluasi sehingga semua program bisa dilaksanakan,” tuturnya.

Sebelumnya, Kepala DPUPRKP Gunungkidul Eddy Praptono mengatakan, jumlah ruas jalan di Gunungkidul sepanjang 1.200an kilometer. Menurut dia, berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan, jalan yang rusak mencapai 60% atau sekitar 720 kilometer. Sedang jalan yang dalam kondisi baik baru mencapai 40%. “Intinya di Gunungkidul masih banyak jalan yang rusak,” katanya.

Eddy menuturkan, setiap tahun terus melakukan program perbaikan. Namun demikian, ruas yang diperbaiki tidak bisa langsung diperbaiki karena porses dilakasakan secara bertahap. “Anggaran yang dimiliki terbatas jadi perbaikan secara bertahap dengan skala prioritas,” katanya.