Selamat ! Bupati Gunungkidul Badingah Raih Penghargaan INA Entrepreneur Award 2018

Bupati Gunungkidul Badingah (kiri) saat menerima Bupati Entrepreneur Award 2018 - Ist
07 Desember 2018 05:50 WIB Bhekti Suryani Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL– Bupati Gunungkidul Badingah sepanjang tahun ini menyabet penghargaan bertubi-tubi.

Setelah beberapa waktu lalu Bupati Gunungkidul memperoleh pengharagaan Ki Hajar Award 2018 dalam bidang pendidikan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, kemudian penghargaan Bupati selaku pembina pelayanan publik dengan predikat sangat baik dari Kementerian PAN-RB RI, pekan ini Rabu (5/12/2018) pada acara INA APKASI AWARD 2018 yang digelar di Hotel Ritz Carlton Pacific Place Jakarta lantai 8 Komplek SCBD Jakarta, Bupati Gunungkidul Badingah kembali meraih penghargaan Bupati Entrepreneur Award 2018 untuk kategori sektor Pendidikan.

Kamis (6/12/2018) ini, Badingah juga menerima penghargaan TOP Leader on IT Leadership 2018, di The Sultan Hotel Jakarta.

Adapun Penghargaan INA APKASI AWARD 2018 ini diselenggarakan oleh Philip Kotler Center for ASEAN Marketing (PK CAM) yang diberikan kepada kepala daerah yang paling kreatif, inovatif, dan entrepreurial.

Penghargaan INA APKASI AWARD 2018 tersebut diserahkan secara langsung oleh salah satu Tri-Founder PK CAM, sekaligus Chairman MarkPlus Inc, Hermawan Kartajaya di Hotel Ritz Carlton Jl. Sudirman, Jakarta, Rabu (5/12/2018) sore.

Proses seleksi dan penilaian untuk menentukan peraih penghargaan tersebut dilakukan melalui proses panjang dan audiensi dengan Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri serta melibatkan tiga Asosiasi Kepala Daerah yang ada di Indonesia.

Founder dan Chairman MarkPlus Inc, yang juga salah satu tri-founder PK CAM Hermawan Kertajaya, menyatakan, lahirnya apresiasi keempat pemimpin daerah dari tiga aspek kreatif, inovatif dan entrepreneurship diharapkan dapat menyelesaikan berbagai permasalahan mulai dari kemiskinan, layanan kesehatan, layanan pendidikan, pariwisata, perdagangan, sampai peningkatan Investasi.

Ditambahkannya, proses terpilihnya Bupati Badingah sebagai salah satu pemenang penghargaan ini sangat ketat. Dalam penilaian, pihaknya melibatkan berbagai asosiasi seperti International Council for Small Business (ICSB), Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), Asosiasi Pemerintah Kota seluruh Indonesia (APEKSI), serta melibatkan Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri.

“Bersama dengan asosiasi-asosiasi tersebut, kami menghadirkan INA Enterpreneur Award 2018 yang diberikan kepada kepala daerah, mulai gubernur, bupati dan wali kota. Perlu diperhatikan, kepala daerah yang menjadi pemenang harus lulus berbagai syarat, di antaranya bersih dari kasus hukum, mencapai status tinggi dalam penilaian kinerja oleh Kemendagri, dan memiliki kewajaran masa jabatan,” kata Hermawan Kertajaya.

Hermawan menambahkan, bersama dengan berbagai asosiasi kepala daerah tersebut, pihaknya akan terus melakukan sosialisasi ke seluruh daerah di Indonesia tentang paradigma baru yang harus dimiliki kepala daerah di era sekarang.

Paradigma itu adalah marketing dan entrepreneurship untuk memajukan daerahnya, serta memajukan pembangunan ekonomi di Indonesia.

Bupati Gunungkidul Badingah menyampaikan terima kasih atas kerja keras semua pihak dalam mengembangkan pendidikan di Kabupaten Gunungkidul.

Diterimanya penghargaan ini disambut dengan antusias oleh Bupati dan semakin membakar semangatnya untuk terus membangun dan memajukan sektor Pendidikan yang ada di wilayah Kabupaten Gunungkidul.

"Kabupaten Gunungkidul telah memanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi [TIK] untuk pengembangan Pendidikan secara menyuluruh", ujar Badingah. (*)