PKPU Human Initiative Bangun Sumur Bor di Gunungkidul

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mencoba keran air yang telah teraliri air dari sumur bor dalam peresmian program Berbagi Air Bersih mlelalui pembangunan sumur bor oleh PKPU HI untuk warga Dusun Dungmas, Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen, Kamis (6/12/2018). - Harian Jogja/Jalu Rahman Dewantara
07 Desember 2018 06:50 WIB Jalu Rahman Dewantara Gunungkidul Share :

Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL- Lembaga Pos Keadilan Peduli Umat (PKPU) Human Initiative Cabang Yogyakarta lewat program Berbagi Air Bersih meresmikan sumur bor untuk warga Dusun Dungmas, Desa Watusigar, Kecamatan Ngawen, Kamis (6/12/2018). Sumur berkedalaman 80 meter ini diklaim mampu menyuplai air bersih untuk seluruh kepala keluarga (KK) di dusun tersebut.

"Debit airnya cukup besar sehingga bisa menyalurkan air ke seluruh warga yang berjumlah 70 KK di dusun ini," ucap Direktur PKPU Human Initiative, Cabang Yogyakarta, Muthori, kepada awak media usai acara peresmian.

Muthori menjelaskan dipilihnya Dusun Dungmas sebagai lokasi program bantuan pembangunan sumur bor lantaran di tempat tersebut terdapat potensi sumber air. Ini diketahui setelah pihaknya melakukan analisa di dusun tersebut. Alasan lain karena dusun ini masuk wilayah Desa Watusigar yang saban tahun rawan krisis air.

Air dari sumur bor ini diharapkan PKPU Human Initiatif bisa turut mendorong Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi masyarakat setempat. "Selain sebagai konsumsi air minum harapan kami turut mendorong PHBS yang benar," ucap Muthori.

Muthori mengatakan selain membangun sumur bor, pihaknya juga membina masyarakat Dusun Dungmas untuk membentuk kelompok pengelola sumur tersebut. Ini dimaksudkan agar keberadaan sumur bor bisa terawat dan terjaga.

"Kami bentuk kelompok pengelola. Sistemnya seperti pengelolaan pam tapi tingkat dusun. Nah nanti hasilnya itu bisa untuk pemeliharaan instalasi. Kalau ada peralatan yang rusak nanti bisa dikomunikasikan untuk segera diperbaiki atau diganti," bebernya.

Selain di Dungmas, program ini juga menyasar 15 titik di Gunungkidul. Adapun yang telah diresmikan saat ini sebanyak 13. Sisanya yang belum yakni di wilayah Kecamatan Gedangsari, Ponjong dan Nglipar, karena masih dalam tahap pembangunan.

Wakil Bupati Gunungkidul, Immawan Wahyudi mengapresiasi program bantuan air bersih yang diberikan PKPU Human Initiative. Menurutnya adanya sumur bor tersebut bisa meringankan beban masyarakat Dusun Dungmas dalam memperoleh air.

Menyoal keberadaan sumur bor di Gunungkidul, Immawan mengungkapkan tiap tahun pemkab membuat 20 sumur bor baru di Bumi Handayani. Ini dilakukan untuk mengantisipasi bencana kekeringan yang saban tahun melanda Gunungkidul.

Meski begitu diakui Immawan langkah tersebut tidak bisa menjadi satu-satunya upaya menanggulangi kekeringan. Pasalnya tidak semua wilayah dapat terdapat sumber air yang bisa dibangun sumur bor.

"Yang penting sekarang adalah bersyukur dan bersabar. Bersyukur karena masih bisa mendapat bantuan [air] serta bersabar bagi yang belum mendapat bantuan tersebut. Pemerintah daerah secara formal pasti punya kewajiban menyuplai air. Kenapa tetap suplai? karena memang untuk membangun sumur bor itu sulit lantaran tidak semua tempat ada sumber airnya," ujarnya.