BKIPM Gelar Bimbingan Penanganan Perikanan

Penyerahan sertifikat kepada supplier yang melakukan penanganan ikan dengan cara yang baik. - Ist/BKIPM Yogyakarta
22 Desember 2018 09:37 WIB Sunartono Jogja Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Hasil Perikanan (BKIPM) Yogyakarta mendorong kepada semua pelaku bisnis bidang perikanan di wilayah DIY untuk mampu menangani produk perikanan dengan cara yang tepat. Pemahaman itu sangat dibutuhkan untuk meningkatkan nilai jual produk serta jaminan kesehatan terhadap konsumen.

Guna meningkatkan kesadaran bagi para pebisnis perikanan, BKIPM Yogyakarta memberikan bimbingan teknis kepada petugas unit pengolahan ikan, supplier, pedagang pasar tradisional hingga pengguna jasa bidang pengolahan ikan. Kegiatan itu telah dihelat di salah satu hotel di Jogja pada Selasa (18/12/2018) lalu.

Kepala BKIPM Yogyakarta Hafit Rahman bimtek itu dilakukan terkait penanganan ikan dengan cara yang baik sesuai konsepsi HACCP (hazard analysis critical control point). Serta memberikan sosialisasi prosedur layanan sertifikasi kesehatan ikan dan mutu hasil perikanan.

"Melalui kegiatan ini kami menyampaikan beberapa hal terkait penanganan ikan yang baik pada tingkat supplier dan unit pengolahan ikan," terangnya, Jumat (21/12/2018).

Ia menegaskan unit pengolahan ikan harus memastikan telah menerima bahan baku dari supplier yang bersertifikat cara penanganan ikan yang baik. Dalam kesempatan itu diserahkan pula sertifikat penanganan ikan dengan cara yang baik kepada lima supplier.

"Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman tentang penanganan ikan yang baik berdasarkan konsepsi HACCP kepada para supplier dan memberikan sosialisasi kepada pengguna jasa layanan BKIPM Yogyakarta dalam rangka sertifikasi kesehatan ikan dan mutu hasil perikanan," katanya.

Bimbingan itu menghadirkan narasumber Kabid Survailance dan Sertifikasi Produk, Pusat Pengendalian Mutu, BKIPM, yang menyampaikan beberapa materi terkait good manufacturing practice (GMP), standard sanitation operating prosedure (SSOP) dan HACCP.

Ia menegaskan masyarakat terutama pelaku bisnis bidang perikanan hendaknya memahami beragam prosedur tersebut, seperti layanan sertifikasi. Sehingga menghasilkan produk yang terjaga mutunya dan bisa meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap suatu produk perikanan. "Kami sampaikan bahwa sertifikasi ini sangat penting untuk keamanan dan mutu perikanan," katanya.