KPU Hibahkan 1.230 Kotak Suara untuk DPMD Sleman

Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi menunjukkan tumpukan kotak suara di Gudang KPU Sleman, Jumat (11/1/2019). - Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
11 Januari 2019 20:15 WIB Fahmi Ahmad Burhan Sleman Share :

Harianjogja.com, SLEMAN—Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman menghibahkan 1.230 kotak suara yang sudah tidak terpakai ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sleman, Jumat (11/1/2019). Kotak suara tersebut akan digunakan untuk gelaran pemilihan kepala desa (Pilkades) yang direncanakan akan digelar secara serentak Oktober 2019.

Ketua KPU Sleman, Trapsi Haryadi, mengatakan dengan adanya UU No.7/2017 tentang Pemilu jajarannya tidak lagi menggunakan kotak suara berbahan alumunium dalam gelaran Pemilu 2019. Sebagai penggantinya KPU menggunakan kotak suara berbahan dasar kertas atau duplex.

"Sesuai amanat undang-undang ada pengadaan kotak suara, dan kotak suara yang lama kami hapus. Di Sleman ada dua mekanisme yaitu dihibahkan atau dikirim kembali ke pusat untuk dilelang di Kementerian Keuangan," kata Trapsi saat ditemui di kantornya, Jumat (11/1/2019).

Trapsi mengatakan kotak suara lama digunakan pada Pemilu 2009 dan 2014. Sampai tahun ini KPU sudah mengirimkan 8.880 kotak suara ke Kementerian Keuangan.

Selama ini, menurut Trapsi, kotak suara di simpan di gudang Kantor KPU Sleman. "Kadang ada yang meminjam seperti mahasiswa yang menggelar pemilihan senat. Beberapa waktu lalu Desa Sukoharjo, Kecamatan Ngaglik, meminjam untuk pelaksanaan pilkades," kata Trapsi.

Dalam gelaran Pemilu April nanti, KPU sudah mendapatkan kotak suara menggunakan duplex tersebut. Menurut Trapsi, penggunaan duplex tersebut memperhatikan asas transparansi dan sudah diuji kekuatannya.

Kepala Bidang Pengembangan Kelembagaan dan Aparatur Desa DPMD Sleman, Agung Indarto, mengatakan kotak suara yang dihibahkan oleh KPU kepada DPMD akan digunakan untuk gelaran pilkades serentak di Sleman. "Pada Mei 2019 tahapan sudah dimulai, rencananya pemungutan suara digelar Oktober 2019," kata Agung, Jumat. Agung mengatakan setelah dihibahkan kotak suara akan dipindahkan ke gudang milik DPMD.